BANDUNG, PATROLI POS
Melihat antusiasme dan potensi besar dari Bobibos (Bahan Bakar Biogas Jerami) sebagai energi alternatif, politikus dan tokoh masyarakat, Dedi Mulyadi, bergerak cepat merespons aspirasi publik. Ia kini tengah mendorong upaya percepatan produksi Bobibos secara masif, bahkan memprakarsai pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mini khusus untuk penjualan bahan bakar ramah lingkungan berbasis jerami tersebut.
Informasi ini disampaikan Dedi Mulyadi langsung melalui akun media sosial populernya, TikTok @dedimulyadiofficial, pada Minggu 16/11/2025.
Respon Cepat atas Antusiasme Masyarakat
Potensi Bobibos yang dihasilkan dari pengolahan limbah pertanian (jerami) telah menarik perhatian luas masyarakat, terutama di sektor pedesaan. Bahan bakar ini dinilai mampu menjadi solusi energi yang terjangkau dan berkelanjutan, setelah sebelumnya Dedi Mulyadi melakukan uji coba terhadap bahan bakar tersebut pada mesin traktor diesel.
“Masyarakat menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Ini bukan hanya soal energi, tapi juga soal kemandirian ekonomi di desa. Jerami yang dulunya dianggap limbah, kini bisa jadi sumber daya yang sangat berharga,” ujar Dedi Mulyadi dalam salah satu unggahannya.
Mandiri Energi dan Peluang Ekonomi Baru
Langkah konkret yang diambil Dedi Mulyadi, yakni mendorong pembangunan SPBU mini khusus Bobibos, dinilai sebagai dorongan nyata bagi masyarakat agar dapat lebih mandiri dalam energi. Inisiatif ini secara bersamaan juga membuka peluang ekonomi baru di sektor pedesaan, mulai dari pengadaan bahan baku (jerami), proses produksi biogas, hingga distribusi dan penjualan bahan bakar di tingkat lokal.
Bobibos diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan memberdayakan petani di seluruh wilayah. Ini merupakan implementasi dari visi menjadikan limbah pertanian sebagai aset energi yang bermanfaat. Red**

