• Sen. Feb 9th, 2026

Patroli Pos

Mengutamakan Aspirasi Rakyat

Dr. AS. Bahtiar: HAB Bukan Sekadar Seremonial, Kemenag Jatim Teguhkan Spirit Amal Dan Bakti

ByPatrolipos

Jan 2, 2026
Share

SURABAYA, PATROLI POS

Dalam rangka memohon keberkahan dan kelancaran rangkaian peringatan Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur menggelar Khotmil Qur’an dan Istighosah, yang diikuti jajaran pimpinan dan ASN Kemenag se-Jawa Timur.

Kegiatan spiritual ini diawali dengan pembacaan Istighosah yang dipandu oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Sugiyo, serta dimeriahkan dengan penampilan Jam’iyah Qosidah Aluna Tiga, yang menambah kekhusyukan suasana.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, menegaskan bahwa peringatan HAB tidak boleh dimaknai sekadar sebagai rutinitas seremonial, melainkan harus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kinerja dan pelayanan Kementerian Agama. “HAB bukan sekadar kegiatan rutin. Harus ada dampak yang dihasilkan agar tidak sia-sia dan kemanfaatannya maksimal. Hari Amal Bakti memiliki makna mendalam dari dua kata: amal dan bakti,” tegas Bahtiar.

Ia menjelaskan bahwa amal bermakna tindakan dan perbuatan yang berdampak, sementara bakti adalah pengabdian tulus dalam melayani masyarakat. Oleh karena itu, seluruh ASN Kemenag dituntut untuk terus menghadirkan layanan yang berkualitas, berdaya guna, dan membawa kebaikan nyata bagi umat.

Advertisements

Bahtiar juga menekankan pentingnya menjadikan HAB sebagai momentum muhasabah dan introspeksi diri agar hari ini menjadi lebih baik dari hari kemarin, sehingga Kemenag benar-benar hadir sebagai institusi yang memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan peran strategis Kementerian Agama sebagai penjaga arah kebijakan bangsa, khususnya dalam merawat toleransi dan moderasi beragama. “Kemenag harus melahirkan ASN yang moderat, toleran, dan menjadi penjaga gawang Indonesia. Kita memiliki tugas besar memastikan umat beragama memahami ajarannya dengan baik serta menjaga visi dan misi para pendiri bangsa,” ujarnya.

Selain itu, Bahtiar juga mengingatkan pentingnya inovasi, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan jejaring dan sinergi lintas sektor kementerian dan lembaga. Menurutnya, tantangan ke depan tidak dapat dihadapi sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang solid.

Memasuki tahun 2026, ia mengajak seluruh jajaran Kemenag Jawa Timur untuk menyatukan visi dan misi, membangun tim yang kuat, saling melengkapi, serta meningkatkan koordinasi dengan kabupaten dan kota guna memperbaiki berbagai kekurangan yang masih ada. “Alhamdulillah banyak capaian yang baik dan sangat baik, namun masih ada catatan yang perlu diperbaiki ke depan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan Kanwil Kemenag Jawa Timur, antara lain Kakanwil, Kabag Tata Usaha, para Kepala Bidang dan Pembimas, serta seluruh Kepala Kantor Kementerian Agama dan satuan kerja kabupaten/kota se-Jawa Timur. Wujud peduli Kepala Kemenag kabupaten Probolinggo Dr. Samsur bersama Kasubbag TU Muhammad Sakdun, para kepala seksi dan penyelenggara serta semua ASN kemenag hadir bersama dalam zoom meeting. Kemenag juga memastikan kegiatan ini juga diikuti satker madrasah dan KUA di 24 kecamatan. Menurutnya, giat yang juga dilaksanakan sejak pukul 07.00 wib dengan khotmil Qur’an serentak ini harus menjadi penyejuk jiwa dalam berkinerja dan ruhul jihad yang tidak pernah Alfa, harapnya. (Mp/Red**).

Advertisements

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *