• Sen. Feb 9th, 2026

Patroli Pos

Mengutamakan Aspirasi Rakyat

Imtihan Wathani Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren, Kemenag Pastikan Pelaksanaan Sesuai Regulasi

ByPatrolipos

Jan 8, 2026
Share

PROBOLINGGO, PATROLI POS

Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) pelaksanaan Imtihan Wathani Pendidikan Diniyah Formal (PDF), Kamis (8/1/2026). Kegiatan hari pertama difokuskan pada dua pesantren besar di wilayah timur Kabupaten Probolinggo.

Sementara itu, pada hari kedua, tim PD Pontren dijadwalkan mendampingi Kepala Bidang terkait dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam pelaksanaan monitoring Imtihan Wathani di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong.

Imtihan Wathani merupakan bagian dari kebijakan strategis Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem pendidikan Islam yang bermutu, adaptif, dan berdaya saing, tanpa meninggalkan jati diri pesantren. Ujian nasional bagi Pendidikan Diniyah Formal ini tidak hanya berfungsi sebagai instrumen evaluasi, tetapi juga menjadi upaya sistematis untuk menjamin kualitas lulusan pesantren di tengah dinamika perkembangan zaman.

Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo menegaskan bahwa Imtihan Wathani memiliki peran strategis dalam menjaga standar mutu pendidikan pesantren.

“Imtihan Wathani bukan sekadar alat evaluasi, melainkan ikhtiar strategis untuk memastikan lulusan Pendidikan Diniyah Formal memiliki kompetensi keilmuan, karakter, serta daya juang yang kuat,” ujarnya saat berdialog dengan Kepala PDF Pondok Pesantren Nurul Qodim, Abdul Wahed, didampingi para guru.

Advertisements

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para santri, kiai, ustaz, dan pengelola pesantren yang terus konsisten menjaga tradisi keilmuan Islam, sekaligus terbuka terhadap transformasi sistem pendidikan.

“Kami mendoakan seluruh santri agar diberikan kemudahan, kelancaran, dan hasil terbaik. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi ilmu yang bermanfaat serta membawa keberkahan bagi umat dan bangsa,” tambahnya.

Secara nasional, jumlah peserta Imtihan Wathani Tahun 2026 tercatat mencapai 10.747 santri, terdiri atas 4.576 santri jenjang Ulya dan 6.171 santri jenjang Wustha. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan Imtihan Wathani di Indonesia.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, mengapresiasi pelaksanaan Imtihan Wathani dan berharap ujian ini mampu melahirkan generasi santri yang tafaaqquh fiddin, berakhlak mulia, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam kunjungan monitoring di Pondok Pesantren Nurul Qodim Kalikajar Paiton dan Pondok Pesantren Nurul Jadid, tim monitoring meninjau langsung proses pelaksanaan Imtihan Wathani. Berdasarkan hasil pemantauan, pelaksanaan ujian berlangsung tertib, lancar, dan sesuai dengan petunjuk teknis serta regulasi yang berlaku. Tim monev juga didampingi oleh verifikator emis & Vervalpd Kemenag Sholehuddin, bersama tim. (Mp/ReD**).

Advertisements

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *