BEKASI, PATROLI POS
Petugas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi kembali menunjukkan bahwa tugas mereka tidak sebatas memadamkan api. Kali ini, tim Damkar turun tangan membantu orang tua yang kebingungan membujuk anaknya yang ketakutan untuk disunat.
Peristiwa ini dialami Farid (15), seorang remaja asal Kampung Pekopen, Desa Lambang Jaya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Farid menolak disunat karena rasa takut yang berlebihan, hingga membuat orang tuanya kehabisan cara.
Komandan Regu 1 Disdamkar Kabupaten Bekasi, Musa Rosadih, mengatakan pihaknya menerima permintaan bantuan dari warga pada Senin (5/1/2026).
“Orang tuanya sudah sangat bingung. Anaknya sudah berusia sekitar 15 tahun tapi masih belum mau disunat. Akhirnya mereka meminta bantuan kami,” ujar Musa.
Saat petugas tiba di lokasi, Farid justru berusaha menghindar dan menangis ketakutan. Bahkan, ia sempat kabur ketika melihat tim Damkar datang ke rumahnya.
“Anaknya lari karena takut. Kami tunggu sampai dia kembali, lalu kami dekati secara perlahan dan menenangkannya. Dia bilang sangat takut disunat,” jelas Musa.
Dengan pendekatan humanis dan suasana yang dibuat lebih santai, petugas Damkar akhirnya berhasil membujuk Farid. Ia pun bersedia diantar menggunakan mobil pemadam kebakaran menuju lokasi sunat.
Farid kemudian dibawa ke tempat sunat milik Haji Amung di Kampung Bulak Temu, Desa Sukabumi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi.
“Alhamdulillah akhirnya mau. Proses sunat berjalan lancar dan sekarang sudah selesai,” pungkas Musa. RD.
