PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, S.Ag., M.Pd., menekankan pentingnya sikap berpikir positif, kedewasaan berkomunikasi, serta tanggung jawab moral aparatur sipil negara (ASN) dalam menjaga marwah institusi Kementerian Agama.
Hal tersebut disampaikan Kakanwil saat memberikan arahan dan pembinaan kepada jajaran ASN di momen Resepsi HAB Kementerian Agama RI yang ke 80 di Islamic Center Kraksaan, Rabu (14/01/2026).
Dalam arahannya, Kakanwil mengingatkan agar ASN tidak bersikap provokatif, baik dalam ucapan maupun tindakan, serta tidak menyebarkan informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
“ASN Kementerian Agama harus berpikir positif dan tidak menjadi provokator. Setiap sikap dan pernyataan harus mencerminkan integritas serta keteladanan,” tegasnya.
Kakanwil menekankan bahwa kekuatan Kementerian Agama terletak pada kepercayaan publik, yang hanya dapat dijaga melalui perilaku ASN yang profesional, jujur, dan berorientasi pada pelayanan.
Ia juga menegaskan pentingnya menyampaikan informasi secara tepat dan proporsional, agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru terhadap institusi. Menurutnya, kehati-hatian dalam berkomunikasi merupakan bagian dari disiplin dan etika ASN.
Lebih lanjut, Kakanwil mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan nilai integritas, loyalitas, dan tanggung jawab sebagai fondasi dalam menjalankan tugas dan fungsi.
“Marwah Kementerian Agama ada pada diri setiap ASN. Karena itu, mari kita jaga bersama dengan sikap yang dewasa, kerja yang disiplin, dan pelayanan yang ikhlas,” pungkasnya.
Orang itu kalau makanannya halal akan tenang hidupnya karena hatinya yang akan membentuk dengan sendirinya. Kebaikan dan kebajikan dalam tindakan menjadi penoreh manfaat dalam makna, sejalan dengan makna filosofis yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Mp/Red**.
