• Ming. Feb 1st, 2026

Patroli Pos

Mengutamakan Aspirasi Rakyat

Share

PROBOLINGGO, PATROLI POS

Fasilitas umum (fasum) di Taman Maramis, Kota Probolinggo, dikeluhkan warga karena berubah fungsi menjadi tempat mangkal pedagang kaki lima (PKL). Sejumlah PKL diketahui meninggalkan gerobak dagangannya di area taman, sehingga mengganggu keindahan, kenyamanan, dan fungsi ruang terbuka hijau yang seharusnya bisa dinikmati masyarakat umum.

Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa gerobak PKL terparkir dan ditinggalkan di dalam area taman, baik siang maupun malam hari. Kondisi tersebut membuat sebagian area taman terlihat semrawut dan mengurangi ruang bagi warga yang ingin berolahraga, bersantai, maupun membawa anak-anak bermain.

“Sangat mengganggu. Taman ini seharusnya bersih dan nyaman, tapi sekarang malah jadi tempat parkir gerobak,” keluh salah satu warga yang rutin berkunjung ke Taman Maramis.

Advertisements

Menindaklanjuti keluhan tersebut, awak media telah mengonfirmasi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Probolinggo serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Probolinggo. Keduanya menyatakan akan segera melakukan penertiban terhadap PKL yang memanfaatkan fasum taman tidak sesuai peruntukannya.

Namun demikian, hingga berita ini ditayangkan, belum terlihat adanya tindakan penertiban di lokasi. Gerobak-gerobak PKL masih tampak berada di area taman dan dikeluhkan warga.

Warga berharap Pemerintah Kota Probolinggo segera mengambil langkah tegas dan konsisten agar fungsi Taman Maramis sebagai ruang publik tetap terjaga, tertib, dan nyaman untuk seluruh masyarakat. (TIM AWPR).

Advertisements

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *