PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kota Probolinggo secara resmi menggelar launching Suroyo–Cokro Super Koridor sekaligus Kalender Wisata Kota Probolinggo Tahun 2026, yang berlangsung di halaman belakang Kantor Pemerintah Kota Probolinggo, tepatnya di depan Masjid Al Ikhlas Pemkot Probolinggo, Jumat (31/01/2026) Malam.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, didampingi Ketua TP PKK Kota Probolinggo dr. Evariani Aminuddin, Wakil Wali Kota Probolinggo Hj. Ina Dwi Lestari, Plt Sekda Kota Probolinggo Rey Suwigtoyo, Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti, unsur TNI–Polri, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan tamu undangan lainnya.
Plt Kepala Dinas Kominfo Kota Probolinggo Dr. Lucia Aries Yulianti, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi momentum peluncuran super koridor, tetapi juga sekaligus peresmian Kalender Wisata Kota Probolinggo Tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Probolinggo melalui Dinas Kominfo berkomitmen memperkuat infrastruktur dan konektivitas digital di seluruh wilayah kota. Pada tahun ini, Pemkot Probolinggo akan menempatkan hampir 100 titik akses Wi-Fi gratis di berbagai lokasi strategis. Sebagian fasilitas tersebut merupakan hasil kerja sama dengan beberapa Internet Service Provider (ISP) yang beroperasi di Kota Probolinggo.
“Pembangunan infrastruktur digital ini kami sebut sebagai infinity. Di satu sisi menjadi peluang besar, namun di sisi lain juga memiliki tantangan. Oleh karena itu, kami ingin memastikan bahwa ruang digital yang terbangun aman, sehat, dan tidak merusak nilai budaya maupun masyarakat,” ujar Dr. Lucia.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Probolinggo telah bekerja sama dengan sejumlah ISP untuk menerapkan sistem keamanan digital berupa filter otomatis yang mampu memblokir konten-konten berbahaya, seperti situs pornografi dan situs lain yang tidak layak diakses masyarakat. Selain itu, setiap titik akses Wi-Fi akan dimonitor secara aktif melalui sistem network monitoring untuk memastikan keamanan dan kualitas layanan.
“Ke depan, kecepatan akses internet juga akan terus kami tingkatkan. Infrastruktur digital yang baik diharapkan dapat menunjang pelayanan publik, pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo,” tambahnya.
Terkait sektor pariwisata, Dr. Lucia memaparkan bahwa dalam Kalender Wisata Kota Probolinggo Tahun 2026 terdapat sekitar 160 event, 100 destinasi wisata, 10 pasar tradisional, 13 sentra belanja, serta 13 titik wisata kuliner yang dapat dinikmati masyarakat dan wisatawan sepanjang tahun. Ia berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk insan media, untuk turut menyosialisasikan program tersebut.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan launching tersebut. Ia menegaskan bahwa informasi dan infrastruktur digital saat ini merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari dan harus dimanfaatkan secara optimal.
“Yang pertama kita ingin memastikan bahwa di Kota Probolinggo tidak ada lagi black spot. Akses internet harus merata hingga ke tingkat kelurahan. Ini penting sebagai bagian dari pelayanan publik dan penguatan ekonomi digital,” tegas Wali Kota.
Ia juga menyoroti pentingnya Kalender Wisata 2026 sebagai strategi penggerak ekonomi daerah. Dengan ratusan event yang telah disiapkan, Wali Kota optimistis sektor pariwisata dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo secara signifikan.
“Event-event ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, UMKM, dan kesejahteraan masyarakat. Kota Probolinggo memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga wisata Gunung Bromo, jalur transit, pelabuhan, serta akses kereta api,” ungkapnya.
Menurutnya, potensi tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendukung pengembangan sektor pariwisata, transportasi, serta kawasan ekonomi baru yang tengah disiapkan Pemkot Probolinggo.
Di akhir sambutannya, dr. Aminuddin menegaskan bahwa setiap program pembangunan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Probolinggo.
“Semua proses pembangunan harus dilaksanakan dengan manajemen yang baik dan hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat. Harapan kita, Kota Probolinggo ke depan menjadi kota yang semakin maju, modern, dan sejahtera,” pungkasnya.
Acara kemudian ditutup dengan launching resmi Suroyo–Cokro Super Koridor dan Kalender Wisata Kota Probolinggo Tahun 2026 oleh Wali Kota Probolinggo, yang disambut antusias oleh seluruh tamu undangan. (Fahrul Mozza).
