• Sab. Feb 14th, 2026

Patroli Pos

Mengutamakan Aspirasi Rakyat

Kemenag Dan Rutan Kraksaan Gelar Pembinaan Rohani, Perkuat Mental Dan Spiritual Warga Binaan

ByPatrolipos

Feb 13, 2026
Share

PROBOLINGGO, PATROLI POS

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kraksaan terus menunjukkan komitmennya dalam menyentuh sisi humanis dan spiritual para penghuninya. Bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Rutan Kraksaan menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi sekitar 200 warga binaan, baik laki-laki maupun perempuan, pada Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan para penyuluh agama dari KUA Gending, KUA Krejengan, dan KUA Maron. Tema yang diangkat pun sangat relevan, yakni mengenai keutamaan bulan suci Ramadhan serta urgensi sifat sabar dalam menghadapi ujian hidup.

Sinergi untuk Transformasi Perilaku

Kepala Rutan Kelas IIB Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kemenag Kabupaten Probolinggo atas konsistensinya membimbing warga binaan. Ia menekankan pentingnya dukungan semua pihak, mengingat mayoritas penghuni rutan adalah warga setempat.

“Kami berharap sinergi ini terus berjalan. Sekitar 90 persen penghuni rutan adalah warga lokal Kabupaten Probolinggo. Oleh karena itu, kami juga berharap pemerintah daerah semakin meningkatkan kontribusinya bagi pembinaan mereka,” ujar Galih.

Senada dengan itu, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Yasin Zaini, menjelaskan bahwa pencerahan spiritual adalah kunci agar warga binaan tidak kembali terjerumus ke lubang yang sama. Selain mental, Yasin juga menyoroti pentingnya dukungan ekonomi setelah mereka bebas.

Advertisements

“Tujuannya agar mereka mampu berperilaku lebih baik dan siap kembali hidup bahagia di tengah masyarakat. Kami juga mengusulkan adanya program pasca-bebas, seperti padat karya, untuk menopang ekonomi keluarga mereka nantinya,” tambah Yasin.

Dari Keterampilan Hingga Tantangan Pemasaran

Tak hanya fokus pada siraman rohani, Rutan Kraksaan juga menjadi wadah produktivitas. Berbagai keterampilan diberikan, mulai dari:

  • Pembuatan gitar
  • Kerajinan celengan
  • Membatik (bekerja sama dengan Disnaker Kabupaten Probolinggo)

Humas Rutan, Buhromi Fauzi, mengajak masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap mantan narapidana. Ia menyebutkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar, bahkan aktif berpartisipasi dalam ajang luar, seperti lomba pidato digital yang digelar PCNU Kraksaan.

Namun, ia mengakui masih ada kendala pada hilirisasi produk. “Tantangan utama kami saat ini adalah pemasaran produk hasil karya mereka. Kami sangat terbuka jika pihak swasta atau pemerintah mau berkolaborasi dalam pemasaran,” jelas Buhromi.

Dukungan Penuh Kemenag

Dari sisi keagamaan, Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, M. Imanuddin Nur Fajri, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong para penyuluh untuk meningkatkan kualitas materi pembinaan. Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat krusial untuk memastikan pesan-pesan keagamaan tersampaikan dengan efektif di lingkungan khusus seperti rutan. Tegas nya. (Red**).

Advertisements

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *