Probolinggo, Patrolipos
Warga Dusun Winong, Desa Pamatan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, hari ini menggelar kerja bakti untuk memperbaiki jalan yang rusak parah. Jalan yang menghubungkan Desa Pamatan dengan Desa Lumbang tersebut telah lama menjadi keluhan warga karena kondisinya yang semakin memburuk. Minggu (18/08/24)

Terpantau di lokasi, jalan yang semestinya menjadi jalur penghubung utama antar desa kini dipenuhi lubang besar dan genangan air. Kondisi ini membuat warga sekitar berinisiatif untuk melakukan perbaikan dengan cara menimbun jalan menggunakan tanah uruk. Namun, upaya ini kerap sia-sia saat musim hujan tiba. Tanah yang diuruk tidak mampu bertahan, terbawa oleh arus air hujan yang deras.
“Kami sudah berulang kali melakukan uruk, tapi saat hujan batu dan pasir yang kami tambahkan selalu hanyut. Ini sudah jadi keluhan warga sejak lama,” ujar Kepala Desa Pamatan, Eni, saat dikonfirmasi oleh awak media.
Kepala Desa Pamatan, Ibu Eni, menjelaskan bahwa perbaikan jalan ini bukanlah hal yang mudah bagi warga. Meskipun sudah ada bantuan berupa pasir dan truk itu pribadi saya, usaha ini tetap tidak cukup untuk memperbaiki kerusakan yang ada secara permanen.
“Saya berharap agar Pemerintah Kabupaten Probolinggo segera menindaklanjuti keluhan kami. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga. Selain itu, ada bagian di Pamatan Timur yang kondisinya lebih parah,” tambah Eni.

Warga Dusun Winong Desa Pamatan berharap perbaikan jalan ini mendapat perhatian lebih dari pihak pemerintah. Jalan yang rusak tidak hanya menghambat aktivitas sehari-hari, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Diharapkan, dengan adanya kerja bakti ini, Pemerintah Kabupaten Probolinggo dapat segera merespons dan memberikan solusi jangka panjang untuk memperbaiki kondisi jalan yang kian memprihatinkan. Semoga jerih payah warga tidak sia-sia dan menjadi dorongan bagi pihak berwenang untuk bertindak lebih cepat.
Kerja bakti yang dilakukan oleh warga bukan hanya bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga wujud nyata dari gotong royong yang masih terjaga di masyarakat pedesaan. Mari kita berharap agar perbaikan jalan ini segera terealisasi, sehingga warga dapat menjalani aktivitas mereka dengan lebih aman dan nyaman.
(Red)
