PROBOLINGGO, PATROLI POS
Dalam upaya transformasi mutu pendidikan Islam, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kecamatan Gading menggelar Workshop Transformasi Pendidikan melalui Pembelajaran Deep Learning. Kegiatan yang dibarengi dengan Pembinaan serta Monitoring dan Evaluasi (Monev) Tunjangan Profesi Guru (TPG) Semester Ganjil TP 2025/2026 ini dipusatkan di SDN 1 Wangkal, Kamis (18/12/2025).

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I, didampingi Kasi PAIS Moch. Sugianto, S.Kom. Turut hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikdaya) Hari Cahyono, S.E., M.M, Kabid Ketenagakerjaan Eksi Wulandari, S.H., M.M, Korwil Bidikdaya Kecamatan Gading Nurhadi Purwanto,S.Pd, MM, serta Pengawas PAIS Kecamatan gading Nur Hidayati, S.Ag, M.Pd.I.
Komitmen Beasiswa Tahfidz dan Kesejahteraan Guru

Kepala Dinas Dikdaya, Hari Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas data dan kinerja sesuai tupoksi. Ia memastikan bahwa program unggulan daerah akan terus berlanjut.
“Program Tahfidz tingkat SD dan SMP tetap berlanjut. Mohon semua guru ikut mengawal peserta tahfidz karena beasiswa tetap tersedia,” ujar Hari Cahyono.
Terkait kesejahteraan, ia membawa kabar baik bagi para pendidik. “Tunjangan Profesional Guru (TPG) 100% untuk Guru PAI (GPAI) sudah disampaikan ke Kementerian Keuangan,” tambahnya.
Peran Strategis Guru: Muallim, Muaddib, dan Murabbi
Kepala Kantor Kemenag, Dr. Samsur, memaparkan peran krusial Kemenag dalam mengelola TPG bagi GPAI yang bertugas di sekolah umum (TK hingga SMK). Ia menegaskan bahwa setiap tahunnya Kemenag telah menggelontorkan anggaran DIPA yang signifikan untuk mendukung profesionalisme guru.
Lebih lanjut, Dr. Samsur memberikan pembinaan mendalam mengenai tiga pilar utama sosok pendidik ideal:
Sebagai Muallim: Guru harus mampu merekonstruksi bangunan ilmu secara sistematis dalam pemikiran siswa, baik berupa ide, wawasan, maupun kecakapan.
Sebagai Muaddib: Menjadi teladan yang menciptakan suasana belajar yang mendorong siswa beradab sesuai norma dan tata susila masyarakat.
Sebagai Murabbi: Peran yang paling luas, yakni mengayomi, membimbing potensi anak menuju kedewasaan, serta memberikan kasih sayang layaknya orang tua kandung di sekolah.
“Seorang Murabbi memiliki tugas utama menjaga fitrah anak didik, mengembangkan seluruh potensi secara bertahap, dan bertanggung jawab penuh terhadap proses pendidikan karakter anak,” jelas Dr. Samsur.

Apresiasi Purna Tugas
Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi yang telah diberikan, di sela-sela kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan cendera mata kepada para Guru PAI yang telah memasuki masa purna tugas.
Kegiatan ini diharapkan mampu menyuntikkan semangat baru bagi seluruh GPAI di Kecamatan Gading untuk menerapkan metode Deep Learning demi melahirkan generasi yang unggul secara intelektual dan berakhlak mulia. Red**.
