PROBOLINGGO, PATROLI POS
Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin S. Puja Kurniawan melantik tiga Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan dalam pelantikan dan serah terima jabatan (sertijab) di Pendopo Kecamatan Kraksaan, Rabu (29/4/2026).
Tiga Ketua TP PKK Kelurahan yang dilantik masing-masing Istikaroh Zainul Fathah sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Kraksaan Wetan, Fatonah Latif Hasan Asyari sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Semampir dan Siti Rahmatullaili Supardi sebagai Ketua TP PKK Kelurahan Sidomukti.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kraksaan Puja Kurniawan, pengurus TP PKK Kecamatan Kraksaan serta Ketua TP PKK desa dan kelurahan se-Kecamatan Kraksaan.
Momentum pelantikan yang bertepatan dengan peringatan Hari Kartini tahun 2026 itu juga dirangkai dengan sosialisasi kesehatan dari Yayasan Garuda Nusa Bhakti Indonesia mengenai kanker payudara dan kanker serviks, sekaligus layanan konsultasi kesehatan gratis bagi peserta.
Camat Kraksaan Puja Kurniawan mengajak seluruh lurah dan pengurus TP PKK Kelurahan di wilayah Kecamatan Kraksaan untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi dan sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Jabatan Lurah maupun Ketua TP PKK kelurahan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian. “Saya mengucapkan selamat atas pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini. Tentunya ini suatu amanah, tidak hanya peran suami yang menjadi lurah, tetapi juga peran istri sebagai Ketua Tim Penggerak PKK kelurahan dalam membantu program pemberdayaan sosial,” katanya.
Puja menegaskan tantangan pelayanan publik pada tahun 2026 cukup besar di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Namun kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat aparatur maupun kader PKK dalam melayani masyarakat.
“Jangan patah arang, jangan patah semangat dan jangan pesimis dengan kondisi yang sekarang. Berikan yang terbaik, ayomi masyarakat dan berikan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.
Ia menambahkan keberhasilan program pemerintahan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui kebersamaan antara pemerintah, kader PKK, kader posyandu dan seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karena itu intinya ayo kita bergandengan tangan, ayo kita saling berkoordinasi, berkolaborasi dan bersinergi. Ini adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan program serta kegiatan yang akan kita laksanakan ke depannya,” terangnya.
Selain itu, Puja juga meminta dukungan seluruh kader dalam pelaksanaan monitoring posyandu di desa dan kelurahan se-Kecamatan Kraksaan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Saya mengajak seluruh pihak mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Probolinggo di bawah kepemimpinan Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris dan Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ dengan semangat “SAE” yang berarti Sejahtera, Amanah-Religius dan Eksis Berdaya Saing,” tegasnya.
Puja juga menyampaikan Pemerintah Kecamatan Kraksaan kini berkolaborasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Probolinggo dalam membuka pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat wilayah timur Kabupaten Probolinggo.
Pelayanan tersebut meliputi perekaman dan pencetakan E-KTP bagi pemula, warga pindahan dari luar daerah hingga penggantian E-KTP rusak tanpa harus datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo di Kecamatan Dringu.
“Pelayanan ini tidak hanya untuk perekaman saja, tapi juga untuk mencetak E-KTP bagi pemula ataupun warga yang baru pindah dari luar daerah. Sekaligus bisa mengganti E-KTP yang rusak dan lainnya. Jadi masyarakat tidak perlu jauh-jauh ke MPP,” tambahnya.
Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Kraksaan Wiwin S. Puja Kurniawan mengajak seluruh Ketua TP PKK kelurahan untuk aktif membangun koordinasi dan kerja sama dalam menjalankan program pelayanan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pemberdayaan keluarga.
“Momentum pelantikan bukan sekadar agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antar pengurus PKK dan pemerintah kelurahan. Saya ucapkan selamat dan sukses atas dilantiknya Ketua TP PKK Kelurahan Sidomukti, Semampir dan Kraksaan Wetan. Semoga semuanya dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
Wiwin meminta para lurah dan Ketua TP PKK kelurahan dapat menjalin hubungan kerja yang harmonis demi mendukung berbagai program pemerintah daerah. Ia juga mengingatkan agar permintaan data maupun laporan dari pemerintah tidak dianggap sebagai beban, melainkan bagian dari tanggung jawab bersama.
“Jangan dianggap beban kalau ada permintaan data. Yang penting panjenengan tetap hadir di tengah masyarakat sehingga masyarakat mengenal panjenengan,” tegasnya.
Selain itu, Wiwin mendorong setiap kelurahan aktif mempublikasikan kegiatan melalui media sosial seperti Instagram dan TikTok agar masyarakat mengetahui aktivitas dan program PKK yang berjalan di wilayah masing-masing. “Monggo setiap kegiatan dibuat vlog atau video dan diunggah di Instagram atau TikTok supaya masyarakat tahu kegiatan PKK di kelurahan benar-benar berjalan,” lanjutnya.
Wiwin juga menekankan pentingnya koordinasi dengan bidan desa dan kader posyandu terkait data kesehatan masyarakat, termasuk angka stunting, data balita dan imunisasi. “Panjenengan harus sering berkoordinasi dengan bidan dan kader posyandu supaya mengetahui kondisi wilayah, termasuk data stunting dan kesehatan balita,” pungkasnya. (Rudi Hartono).
