PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan kick off pelaksanaan program Sehatkan dan Lindungi untuk Mutu (Selimut) ASN SAE Kabupaten Probolinggo berupa pemeriksaan kesehatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini diikuti ASN di lingkungan Kantor Bupati Probolinggo dengan pelayanan dari petugas Puskesmas Kraksaan didampingi Dinkes Kabupaten Probolinggo.
Dalam pemeriksaan tersebut, ASN terlebih dahulu menjalani pendataan, pengukuran berat badan, tinggi badan dan lingkar perut. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat hingga antropometri. Petugas juga menyediakan layanan konsultasi bagi ASN dengan hasil pemeriksaan di atas normal.
Untuk selanjutnya, pemeriksaan kesehatan ASN rencananya akan dilakukan serentak di masing-masing kecamatan melalui pelayanan petugas puskesmas masing-masing. Sementara untuk ASN di lingkup OPD di luar Kantor Bupati Probolinggo nantinya bisa berkoordinasi dengan puskesmas terdekat.
Kepala Dinkes Kabupaten Probolinggo dr. Hariawan Dwi Tamtomo melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Nina Kartika mengatakan program Selimut ASN SAE merupakan inovasi Dinkes untuk meningkatkan kesadaran kesehatan ASN melalui deteksi dini penyakit tidak menular.
“Tujuan program ini adalah screening dini terkait penyakit-penyakit, terutama hipertensi dan kencing manis. Harapannya produktivitas ASN meningkat karena waktu sakitnya bisa berkurang dan pembiayaan kesehatan juga dapat ditekan,” katanya.
Menurut Nina, setiap ASN yang mengikuti pemeriksaan akan mendapatkan tindak lanjut sesuai hasil skrining kesehatan yang diperoleh. Petugas telah menyiapkan alur penanganan berdasarkan kategori hasil pemeriksaan mulai hijau, kuning hingga merah.
“Kalau hasilnya normal atau hijau, ASN cukup meneruskan pola hidup sehat. Kalau kuning bisa konsultasi dan bila diperlukan diberikan obat-obatan. Sedangkan kalau merah dan membutuhkan penanganan lanjutan akan dirujuk ke rumah sakit sesuai kondisinya,” terangnya.
Nina berharap program Selimut ASN SAE dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga seluruh ASN semakin peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing. “Harapan kami semua ASN menjadi aware terhadap kesehatannya sendiri. Sebelum sakit, ASN rutin memeriksakan kesehatan minimal setahun sekali bagi yang normal. Sedangkan yang sudah memiliki penyakit harus rutin kontrol setiap bulan,” pungkasnya. (Rudi Hartono).
