PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemeliharaan jalan nasional lingkar utara mayangan Probolinggo diketahui sedang mengerjakan proyek drainase menggunakan ugether, saat melakukan penggalian dengan sembrononya merusak pipa PDAM kota sehingga berdampak pada penggunaan air bersih masyarakat mayangan dan sekitarnya terkendala dan kekurangan air bersih terpaksa sebagian warga harus membeli air isi ulang untuk kebutuhan rumah tangga.
Senin (31/5) diketahui nomor wa atas nama Bagus selalu Pejabat Pembuat Komitmen proyek itu saat dikonfirmasi melalui media ini hingga Selasa (01/6) memilih bungkam diam seribu bahasa padahal berdasarkan aplikasi konfirmasi melalui wa nya itu dilihat dan dibaca, hingga berita ini dinaikan belum ada jawaban dari pihak terkait kementrian PU Bina Marga RI.
Tidak ada respon dari pihak PU Bina marga jalan nasional terkait rusaknya pipa PDAM Kota Probolinggo akibat ulah proyek penggalian drinase melalui humas PDAM Kota Agus menyampaikan akan membuat perhitungan dengan pihak pelaksana proyek untuk hitung-hitungan estimasi kerugian yang diakibatkan oleh dampak proyek perbaikan jalan lingkar Utara.
Selain itu juga penggiat sosial Damoanto selaku ketua DPC LSM Penjara Probolinggo Raya bakal menuntut propesionalitas pekerjaan perbaikan jalan nasional lingkar Utara mayangan agar dalam pelaksanaannya tidak ada yang dirugikan apalagi sampai membuat resah masyarakat sekitar dengan rusaknya pipa secara otomatis sangat dirugikan karena beberapa warga pengguna air PDAM tidak bisa lagi menikmatinya, maka dari itu Masyarakat yang merasa dirugikan akan didata dan meminta pertanggung jawaban langsung dari pihak PU Pemeliharaan jalan nasional maupun PT atau CV yang mengerjakan proyek dimaksud, Pungkasnya. (Red***).
