BANGKALAN, PATROLI POS
Rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Alim Ulama yang berlangsung sejak 21 Juni di Pondok Pesantren Ploso Kediri, resmi berakhir di Pulau Madura pada Selasa (23/6/2026). Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, hadir langsung di lokasi penutupan dengan didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur.
Prosesi penutupan yang ditempatkan di Kampus Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil Bangkalan ini dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto. Berdasarkan informasi dari pihak panitia, Presiden tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB dan disambut hangat oleh Pj. Gubernur Jawa Timur bersama Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Selain menutup jalannya Munas, agenda kepresidenan di Madura terbilang cukup padat. Berdasarkan rilis resmi Sekretariat Kabinet RI, Presiden Prabowo juga dijadwalkan melakukan ziarah ke makam pendiri NU sekaligus gurunya para ulama Nusantara, Syaikhona Kholil Bangkalan. Selepas dari Bangkalan, Presiden dijadwalkan bertolak ke Kabupaten Sampang untuk meresmikan proyek pembangunan Inpres Jalan Daerah (IJD).
Pemilihan Bangkalan sebagai lokasi penutupan didasari oleh nilai historis dan spiritual yang sangat kuat bagi Nahdlatul Ulama, terutama dalam menyongsong persiapan Muktamar NU mendatang. Momen ini membawa kesan mendalam bagi Dr. Samsur selaku Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo yang juga menjabat sebagai Katib Syuriah PCNU Kota Probolinggo. Ia mengaku sangat bersyukur bisa mengawal jalannya acara besar ini sekaligus melakukan refleksi sejarah. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena berkesempatan menghadiri Munas sekaligus napak tilas perjuangan para pendiri NU, khususnya Syaikhona Kholil Bangkalan sebagai kiblat keilmuan para ulama di Indonesia. (INF/Red**).
