PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pembahasan Panitia Kerja (Panja) Pemerintah bersama DPR RI terkait pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Tahun 2027 resmi diselesaikan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif, saat ditemui media Patroli Pos pada Kamis (08/10/2026).
“Alhamdulillah, pembahasan pelunasan Bipih tahun 2027 antara pemerintah dan DPR RI sudah selesai. Saat ini kita tinggal menunggu diterbitkannya Keputusan Presiden,” ujar Ervin.
Sambil menunggu Kepres resmi terbit, Ervin mengimbau jemaah haji Kabupaten Probolinggo untuk terus menjaga kesehatan fisik demi mendukung proses istitha’ah sekaligus mempersiapkan dana pelunasan.
Ia memaparkan, jemaah haji Jawa Timur terbagi dalam dua embarkasi, yakni Embarkasi Surabaya dan Embarkasi Doho. Kedua embarkasi ini mencatatkan nilai BPIH tertinggi di Indonesia yang terpengaruh oleh komponen biaya penerbangan dan operasional Angkasa Pura.
Rincian estimasi BPIH Embarkasi Surabaya dan Doho diperkirakan sebesar Rp 61.300.000. Angka tersebut dikurangi setoran awal jemaah Rp 25.000.000, nilai manfaat Virtual Account BPKH Rp 3.400.000, serta subsidi pemerintah Rp 3.200.000.
“Dengan pengurangan tersebut, estimasi sisa pelunasan yang ditanggung jemaah berkisar Rp 29.700.000, sambil menunggu penetapan resmi Keputusan Presiden,” pungkasnya. (Red**).
