PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kehidupan di dunia hanyalah persinggahan sementara, dan manusia sejatinya tidak lebih dari seorang musafir yang sedang melintasi waktu. Peringatan mendalam tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma) Kemenag Kabupaten Probolinggo, Muh. As’adi, saat memberikan khutbah Jumat di Masjid Ar Rohiem, Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Jumat (09/10/2026).
Di hadapan para jamaah, Muh. As’adi menegaskan bahwa tidak ada satu pun tindakan manusia yang luput dari catatan Allah SWT. Menurutnya, setiap jejak langkah, keputusan, hingga tutur kata yang dilakukan selama di dunia kelak akan dimintai pertanggungjawaban secara mutlak.
“Kita ini hanya musafir. Jangan sampai kita terlena dengan kehidupan duniawi hingga lupa bahwa setiap langkah kaki kita akan dihisab dan dimintai pertanggungjawaban,” ujarnya dalam pesan khutbah tersebut.
Jauhi Dosa Kecil dan Jangan Menunda Taubat
Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan jamaah agar tidak meremehkan dosa-dosa kecil yang sering kali dianggap sepele. Dosa kecil yang terus ditumpuk tanpa rasa penyesalan dapat mengikis amalan dan mengotori kebersihan hati.
Mengutip hadis Rasulullah SAW, Muh. As’adi menegaskan bahwa berbuat salah adalah kodrat manusia, namun pintu perbaikan selalu terbuka lebar bagi mereka yang mau bersiap diri.
“Setiap anak Adam pasti pernah berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertobat,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk meluruskan niat, membersihkan hati dari penyakit-penyakit rohani, serta menjadikan taubat sebagai kebiasaan harian tanpa harus menunggu waktu tua atau datangnya teguran. Momentum ibadah Jumat ini diharapkan menjadi ajang evaluasi diri agar setiap langkah hidup senantiasa berada di jalan yang diridhai Allah SWT. (Red**).
