LUMAJANG, PATROLI POS
Tim Khusus (Timsus) Polres Lumajang meningkatkan patroli malam hingga dini hari untuk mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah perbatasan Kabupaten Lumajang dan Probolinggo, Jawa Timur. Petugas menyisir jalur nasional di Desa Wates Wetan, Kecamatan Ranuyoso, Sabtu (10/10/2026) dini hari.
Patroli dilakukan dengan mengendarai sepeda motor dinas kepolisian. Sejumlah titik di sepanjang jalan raya yang menghubungkan Lumajang dan Probolinggo menjadi sasaran pemantauan petugas.
Di lokasi, anggota Timsus terlihat menyusuri jalur perbatasan sambil mengamati situasi arus lalu lintas dan kondisi lingkungan di sekitar jalan raya. Pemantauan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kejahatan yang dapat mengganggu keamanan pengguna jalan.
Patroli tersebut dipimpin Komandan Regu (Danru) Timsus Polres Lumajang Ipda Sugiarto. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah tindak kriminalitas yang dikenal dengan istilah 4C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dan pencurian hewan (curhewan).
Jalur perbatasan menjadi salah satu titik yang mendapat perhatian karena merupakan akses penghubung antarkabupaten. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat mencegah pelaku kejahatan memanfaatkan situasi jalan yang relatif lengang pada malam hingga dini hari.
Danru Timsus Polres Lumajang Ipda Sugiarto mengatakan, patroli dilakukan untuk memantau situasi keamanan sekaligus mengantisipasi tindak kriminalitas di wilayah perbatasan.
Menurut dia, personel tidak hanya bergerak menyusuri jalan raya, tetapi juga memperhatikan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat yang masih berlangsung pada malam hari.
“Patroli ini kami lakukan untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya 4C. Kami juga memantau situasi di jalur perbatasan Lumajang-Probolinggo agar keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” ujar Sugiarto.
Ia menambahkan, patroli menggunakan sepeda motor memungkinkan petugas bergerak menyusuri sejumlah titik dan menjangkau lokasi yang menjadi sasaran pemantauan. Dengan begitu, kehadiran personel kepolisian dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sugiarto juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada ketika melintas di jalur perbatasan, terutama pada malam hingga dini hari. Pengguna jalan diminta menjaga keselamatan dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan.
Kapolres Minta Patroli Ditingkatkan
Terpisah, Kapolres Lumajang AKBP Riki Yariandi menegaskan pentingnya patroli preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, kehadiran anggota kepolisian di titik-titik strategis menjadi salah satu upaya mencegah terjadinya tindak kejahatan.
Ia meminta personel di lapangan melaksanakan patroli secara terarah dengan memperhatikan lokasi yang dinilai rawan kriminalitas, termasuk jalur penghubung antarkabupaten.
“Patroli harus dilaksanakan secara optimal sebagai langkah pencegahan. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” ujar Riki.
Kapolres juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, upaya menjaga kamtibmas membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat.
Warga yang melihat atau mengetahui dugaan tindak kriminalitas diimbau segera melaporkannya kepada petugas agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.
Melalui patroli rutin tersebut, Polres Lumajang berupaya menjaga jalur perbatasan tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas maupun melakukan perjalanan dengan lebih nyaman. (Ahmad Alfandi).
