PROBOLINGGO, PATROLI POS
Langkah konkret untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga muda terus digalakkan di Kabupaten Probolinggo. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo berkolaborasi dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Probolinggo menggelar pelatihan tata boga pembuatan kue dan roti pada Rabu (21/10/2026).
Pelatihan yang diselenggarakan di Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPT BLK) Kabupaten Probolinggo tersebut diikuti oleh 16 peserta yang merupakan pasangan muda usai melangsungkan pernikahan. Para peserta tercatat secara resmi di Kantor Urusan Agama (KUA) wilayah Kraksaan, Gending, Pajarakan, dan Krejengan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, S.Ag., M.Pd.I.; Kasi Bimas Kemenag, Imamudin Nurfajri, M.H.I.; Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo, Iin Kasiani, S.Sos., M.Si.; Kepala UPT BLK Kabupaten Probolinggo, Jumhari, S.H., M.M.; Kabid Latpro, Erna Suyuti, S.E., M.Si.; serta Instruktur pelatihan, Warsiatun. Turut hadir pula pengurus Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Probolinggo sebagai bentuk dukungan penuh atas terselenggaranya acara tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi lintas sektor yang terjalin. Menurutnya, pemanduan keterampilan praktis seperti tata boga sangat penting bagi pasangan muda agar tidak hanya siap secara sosial dan spiritual, tetapi juga kokoh dari segi finansial.
“Keterampilan tata boga ini sangat relevan bagi pasangan muda sebagai bekal membangun ketahanan ekonomi keluarga. Selain dapat dimanfaatkan untuk konsumsi sehari-hari, keterampilan ini membuka peluang usaha sampingan yang bernilai ekonomis,” ujar Dr. Samsur.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Disnaker Kabupaten Probolinggo, Iin Kasiani, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menggembleng kompetensi masyarakat melalui UPT BLK. Ia berharap para peserta dapat mempraktikkan ilmu yang didapat untuk merintis wirausaha mandiri hingga mampu menciptakan lapangan kerja baru.
Sementara itu, Kepala UPT BLK Kabupaten Probolinggo, Jumhari, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada lembaganya. Pihaknya memastikan keberadaan fasilitas sarana prasarana serta instruktur yang mumpuni siap mendukung keberlanjutan program pelatihan tersebut agar jangkauan manfaatnya semakin luas bagi masyarakat.
Rangkaian acara pelatihan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Anwar Sanusi, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kraksaan. Melalui pembekalan ini, pasangan muda di Kabupaten Probolinggo diharapkan mampu membangun keluarga yang sejahtera, mandiri, dan berdaya secara ekonomi. (Red**).
