PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo terus bergerak masif guna memastikan penyelenggaraan ibadah haji berjalan aman, tertib, dan berkualitas. Salah satu langkah strategis yang ditempuh yakni dengan memperkuat sinergitas bersama para tokoh agama dan ulama setempat.
Langkah konkret tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan kolaborasi antara Kasubag TU Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin, S.E., M.M., dengan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Khodim, KH. Abdul Hadi Noer, Lc.
Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan edukasi, pembinaan, hingga pendampingan komprehensif bagi calon jemaah haji, khususnya dalam hal kesiapan mental, pemahaman manasik, dan spiritualitas hingga ke lapisan masyarakat terpencil.
Kasubag TU Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin, S.E., M.M., menegaskan bahwa peran ulama dan tokoh agama sangat vital dalam menjangkau masyarakat dan membimbing calon jemaah secara emosional maupun keilmuan.
“Sinergi dengan para ulama dan tokoh agama adalah kunci utama. Kami di instansi pemerintah fokus pada pelayanan regulasi dan teknis operasional, sedangkan bimbingan kedalaman spiritual serta kemantapan manasik sangat membutuhkan sentuhan dingin para kiai. Lewat kolaborasi bersama KH. Abdul Hadi Noer ini, kami ingin memastikan para calon jemaah benar-benar siap lahir dan batin sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujar H. Ervin Syarif Arifin.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Khodim, KH. Abdul Hadi Noer, Lc., menyambut baik kolaborasi ini dan berharap kerja sama tersebut dapat terus terjaga secara berkelanjutan demi kemudahan umat, khususnya warga yang minim akses informasi.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat tetap terjaga dan terjalin selamanya untuk memediasi serta memudahkan masyarakat, terutama di lingkungan pesantren dan daerah-daerah terpencil yang masih kekurangan informasi seputar haji. Melalui penyebaran ilmu ini, baik lewat media cetak maupun online, masyarakat dapat lebih mudah mendapatkan edukasi haji secara tepat dan benar,” tutur KH. Abdul Hadi Noer, Lc.
Melalui sinergi terpadu antara pemerintah, pesantren, dan media massa ini, Kemenhaj Kabupaten Probolinggo berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan haji yang inklusif, nyaman, serta berorientasi pada pencapaian haji mabrur. (Red**).
