Lumajang, Patrolipos – Kamis, 2/2/2023. Perayaan HUT Ke-72 Batayon Infantri 527 Baladibya Yudha yang diadakan di Mako Yonif 527 / BY meriah dan sukses, dimana sejumlah prajurit TNI menampilkan goyangan yang menghebohkan.
Pembukaan acara diawali dengan kata sambutan Danyonif 527/BY Letkol Inf.Ragil Jaka Utama S.Hub.Int. mengatakan, acara yang sebelumnya diawali dengan beberapa macam kegiatan/perlombaan merupakan puncak acaranya serta pembagian piala dan uang pembinaan. Danyon juga berpesan dan menekankan kedisplinan anggotanya dan kebersamaan dengan masyarakat.
Batalyon Infanteri 527/BY merupakan suatu batalyon yang memiliki 5 kompi terpisah dalam melaksanakan pembinaan satuan khususnya pembinaan personil yang meliputi pembinaan mental idiologi dan kejuangan memerlukan upaya pembinaan terhadap nilai-nilai satuan sehingga tercipta personil yang solid dan patut dibanggakan dengan mewariskan jiwa juang yang tidak mengenal menyerah dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan.

Guna menjamin tercapainya sasaran tradisi satuan Yonif 527/BY dengan baik dan optimal maka diperlukan rencana garis besar dan dalam rangka HUT ke 72 Yonif 527/ BY tahun 2023 .
Perlombaan yang sudah dilaksanakan dalam HUT Batalyon 527/ BY adalah Sepak bola, volly,renang pemula ,menembak,garda tengah/lari 12 menit.Sedangkan ibu-ibunya lomba senam kreasi maimere,lomba ketrampilan,ungkap kolonel Inf . Doni .Selain itu bahwa Batalyon 527/BY menjadi kebanggaan bagi prajurit. Hari ulang tahun ini diharapkan menjadi refleksi untuk kita.
Lebih baik memimpin satu harimau daripada seratus domba, yang mana diharapkan seluruh prajurit tidak ada lagi narkoba dan harus berprestasi disiplin, membantu masyarakat dan propesional.
Kita harus menunjukkan prestasi agar kedepannya kita ditakuti dan disegani, tugas yang diberikan harus dihadapi bukan dihindari. Jaga prestasi yang ada dan dalam penugasan lebih efektif ,begitu juga kepada ibu persit agar mendampingi suaminya serta mendidik anak-anaknya dengan baik ,agar menjadi anak berguna.

Pembagian piala/trophy kepada pemenang perlombaan berlangsung cukup meriah, dengan tepuk tangan dari para prajurit dan ibu-ibu Persit. Pemotongan kue tar juga dilakukan penuh kemeriahan karena kue tar itu di berikan kepada seorang prajurit termuda.
Acara dilanjutkan dengan makan bersama secara sederhana dan menyanyi yang diiringi musik dari kota Jember , terlihat tidak ada perbedaan antara komandan dengan para perwira dan para prajuritnya. Sungguh contoh yang bagus untuk diterapkan di lingkungan TNI yang lain.(Dewi)
