Lumajang, Patrolipos – Selasa, 7 Maret 2023. Film dokumenter ini tidak untuk komersil dan film dokumenter ini akan kita share kepada teman -teman yang berkeinginan untuk memiliki dokumentasi dan file yang Tujuannya adalah untuk pembelajaran dan referensi dalam penanganan bencana. Sebenarnya kalau soal bencananya mungkin hampir sama dengan bencana -bencana di wilayah lain cuman yang berbeda dari Kabupaten Lumajang ini adalah kecepatan pascabencana nya ,jadi tidak sampai 2 minggu Pemerintah Kabupaten sudah berupaya untuk menghubungi kementrian-kementrian terkait untuk bisa segera ikut bergabung mempercepat penyediaan rumah hunian tetap dan rumah hunian sementara. Pemerintah Kabupaten juga berkomunikasi dengan seluruh NJOP untuk membangun rumah hunian sementara dan dalam waktu tidak kurang dari 1 bulan Lahan seluas 81 ha itu sudah ready .Dan ini menjadi bagian kami mempelajari daerah-daerah yang terkena bencana ini, sangat luar biasa cepatnya dan rasanya belum ada hunian sementara dan hunian tetap yang digabung menjadi satu begitu beberapa waktu yang lalu Profesor Doktor Samsul Ma’arif datang untuk melakukan kajian dan beliau menyatakan bahwa ini satu-satunya di Indonesia hunian dan lengkap digabung menjadi satu dan beliau akan mencarikan namanya,ungkap Thoriq.
Selanjutnya Indah Amparwati menggungkapkan jembatan Gladak perak yang sudah baru selesai dilakukan uji coba dan pemeriksaan sebagaimana mekanisme dari proyeyej.Setelah itu kita menunggu hasilnya.
Gladak perak kemarin sudah dilakukan uji layak ada beberapa evaluasi yang termasuk penguatan di beberapa titik sama elastisitas antar sambungan . Evaluasi ini sedang diperbaiki evaluasinya saya optimis nanti semoga sebelum masalah itu bisa diuji coba untuk masyarakat dan sebelum hari raya sudah dioperasionalkan secara resmi.

Terkait dengan fasilitas pendidikan ,fasilitas sosial fasilitas umum , relokasi sekolah sudah ada baik SD maupun MTS Aliyah yang sudah terbangun dan tinggal melengkapi beberapa sarana yang lain, kemudian sarana olahraga juga sudah mulai dibangun dikerjakan di beberapa titik fasilitas umum yang lain mushola TPQ dan Madrasah Diniyah itu juga sudah dibangun. Pasar ,Masjid, UMKM yang belum terealisir, karena sudah banyak orang yang studi banding ke hunian relokasi sudah banyak orang yang berkunjung ke sana, belum bisa memfasilitasi dengan sempurna. Masyarakat di sana juga sudah tumbuh ekonominya sudah banyak yang jualan rujak jualan cilok jualan sudah ada , recovery ekonomi dari masyarakat yang terdampak erupsi Semeru .(Dewi)
