Probolinggo, Patrolipos
Desa Pesisir di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, menjadi saksi dari sebuah perhelatan penting hari ini. Kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pertanian Teknologi Tepat Guna (TTG) Tahun 2024 sedang berlangsung. Tema yang diusung dalam acara ini adalah “Menuju Sistem Milenial Integrated Farming yang Berkelanjutan.” Sebuah langkah konkret untuk membawa pertanian desa ini ke era baru yang lebih modern dan berkelanjutan. Selasa (02/07/24)

Acara ini tak hanya sekedar seremonial. Di hadiri oleh berbagai tokoh penting, mulai dari Kepala Desa Pesisir, Moch. Rofi’i, PPL Desa Pesisir, Susanti, hingga Babinsa Desa Pesisir, Sertu Abdullah. Tak ketinggalan, Pendamping Desa Kecamatan Sumberasih, Rika Surya Pertiwi, Ketua BPD Desa Pesisir, Martono, serta perangkat desa dan undangan lainnya yang turut hadir memeriahkan acara.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Pesisir, Moch. Rofi’i, menyampaikan betapa pentingnya acara ini bagi masa depan pertanian di desa Pesisir. “Kita harus siap menghadapi tantangan pertanian di era milenial ini. Dengan teknologi tepat guna, kita bisa meningkatkan hasil panen dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kepala Desa. Moch. Rofi’i
Sementara itu, PPL Desa Pesisir, Susanti, juga memberikan pandangannya. Menurutnya, penerapan teknologi tepat guna dalam pertanian bukanlah sesuatu yang sulit jika kita mau belajar dan bekerja sama. “Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para petani dapat lebih memahami dan menerapkan teknologi yang ada untuk pertanian yang lebih baik,” katanya penuh harap.

Acara ini diwarnai dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang interaktif. Para peserta terlihat antusias mendengarkan setiap materi yang disampaikan. Mereka pun tak ragu untuk bertanya dan berbagi pengalaman seputar pertanian.
Tak hanya teori, kegiatan ini juga diisi dengan praktik langsung di lapangan. Para petani diajak untuk mencoba dan merasakan sendiri bagaimana teknologi tepat guna bisa diterapkan dalam keseharian mereka. Dari penggunaan alat-alat modern hingga metode bercocok tanam yang lebih efisien, semuanya diperkenalkan secara rinci.
Dengan diadakannya Bimtek Pertanian Teknologi Tepat Guna ini, harapan besar tersemat pada para petani di Desa Pesisir. Mereka bukan hanya diharapkan menjadi petani yang lebih modern, tetapi juga sebagai pelopor pertanian berkelanjutan yang bisa dijadikan contoh bagi desa-desa lain.
Sebagai penutup, Kepala Desa Pesisir. Moch. Rofi’i, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan mendukung program-program yang bertujuan untuk kemajuan desa. “Mari kita bersama-sama membangun Desa Pesisir yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” Pungkas Kepala Desa Pesisir. Moch. Rofi’i.
Reporter : Sayful
