PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kemeriahan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakabpro) ke-280 mencapai puncaknya melalui penyelenggaraan Genggong Go Green 7 yang berlangsung di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari seremoni tahunan, tetapi juga bertransformasi menjadi aksi nyata dalam mengampanyekan kepedulian lingkungan dan gaya hidup sehat bagi seluruh lapisan masyarakat. Minggu pagi 19/04/2026.
Ribuan peserta yang datang dari berbagai penjuru berkumpul sejak pagi di halaman P5 pesantren dengan membawa sepeda masing-masing. Antusiasme peserta terlihat jelas saat mengikuti rute bersepeda massal yang telah disiapkan panitia. Kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Ketua Bike to Work Jawa Timur, Kepala Perhutani Jawa Timur, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap gerakan pelestarian alam ini.
Ketua pelaksana Genggong Go Green 7, Habib Mahdi, SE, melepas keberangkatan para peserta bersama jajaran pejabat daerah. Beliau menekankan bahwa acara ini dirancang untuk memberikan edukasi publik bahwa menjaga kelestarian lingkungan dapat dimulai dengan cara yang menyenangkan, seperti berolahraga bersama. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran untuk meminimalisir ketergantungan pada kendaraan bermotor guna menekan angka polusi udara.
Dalam arahannya, Gus Bupati menyampaikan pesan mendalam bahwa esensi dari Genggong Go Green melampaui sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, acara ini adalah fondasi bagi gerakan pembangunan berkelanjutan di Probolinggo. Beliau secara khusus mendorong masyarakat untuk tidak hanya gemar berolahraga, tetapi juga aktif dalam aksi penghijauan seperti penanaman pohon dan menerapkan budaya bersepeda ke tempat kerja sebagai solusi nyata mengurangi emisi gas buang.
Sebagai komitmen konkret terhadap visi hijau tersebut, kegiatan juga diisi dengan aksi simbolis penanaman bibit pohon di area strategis. Langkah ini menjadi simbol harapan agar Kabupaten Probolinggo semakin asri di usianya yang ke-280. Momentum ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran kolektif bahwa masa depan lingkungan adalah tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari kebiasaan sehari-hari.

Rangkaian acara yang sarat makna ini ditutup dengan sesi doa bersama yang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr.Samsur yang didampingi oleh Kasi Bimas Islam, Mohammad Imamuddin Nur Fajri. Doa yang dipanjatkan secara khidmat tersebut menjadi penutup yang menyatukan harapan masyarakat demi keberkahan, kemajuan, serta kelestarian alam Kabupaten Probolinggo di masa yang akan datang. (Mp/Red**)
