Probolinggo, Patrolipos
Pada Hari Senin (29/07/24) Bertempat di Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, sebuah mini lokakarya digelar dengan tujuan mulia, percepatan penurunan stunting. Acara ini menjadi ajang penting untuk berbagi ilmu dan strategi guna mengatasi permasalahan stunting yang masih menjadi tantangan besar bagi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut.

Lokakarya ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, yang menunjukkan betapa seriusnya upaya ini. Camat Tongas, Rochmad Widiarto, S.Stp, hadir langsung dan memberikan arahan serta dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Camat Tongas. Rochmad Widiarto menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam menanggulangi masalah stunting.
Danramil 0820/05 Tongas yang diwakili Pelda Su’ep, serta Kapolsek Tongas yang diwakili Aipda Imam M., S.H., juga turut hadir, menunjukkan dukungan dari sektor keamanan. Kehadiran mereka memberikan sinyal bahwa masalah stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga menjadi perhatian lintas sektor.
Kapus Tongas, Kurnia Ramadani, S.Km, bersama kader TPK Kecamatan Tongas, juga hadir dan aktif berpartisipasi dalam diskusi serta kegiatan lokakarya. Koordinator PLKB Kecamatan Tongas, Isnaini Wahyuda, S.St, bertindak sebagai narasumber utama dalam acara ini.
Koordinator PLKB Kecamatan Tongas. Isnaini Wahyuda, S.St, memberikan paparan yang komprehensif tentang kondisi stunting di wilayah kecamatan Tongas. Iya menyampaikan berbagai data dan fakta yang mengejutkan, namun penting untuk dipahami oleh semua pihak yang hadir. Isnaini juga menyoroti penyebab utama stunting, seperti kurangnya asupan gizi yang memadai dan pentingnya pola makan sehat sejak dini.

“Kita harus bekerja sama, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pemerintah. Setiap elemen memiliki peran penting dalam mencegah stunting. Edukasi dan intervensi gizi harus terus dilakukan,” jelas Isnaini Wahyuda dengan penuh semangat.
Selain itu, Isnaini Wahyuda juga memberikan solusi praktis dan strategi yang dapat diterapkan oleh para kader dan masyarakat. Salah satu poin penting yang disampaikan adalah pentingnya monitoring pertumbuhan anak secara rutin, serta pemberian makanan tambahan yang bergizi. Ujar Koordinator PLKB kecamatan Tongas. Isnaini Wahyuda.
Kegiatan lokakarya ini juga diisi dengan demonstrasi cara penyajian makanan sehat untuk anak-anak, yang dipandu oleh ahli gizi. Para peserta diajak untuk melihat langsung bagaimana cara memasak dan menyajikan makanan yang kaya akan nutrisi namun tetap sederhana dan terjangkau.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan seputar penerapan pola makan sehat di rumah mereka. Isnaini dan narasumber lainnya dengan sabar memberikan jawaban dan solusi yang praktis.
Lokakarya ini diakhiri dengan harapan besar dari semua pihak yang terlibat. Camat Tongas, Rochmad Widiarto, mengucapkan terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi dan berharap agar ilmu yang didapat dapat diaplikasikan di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap, dengan adanya lokakarya ini, angka stunting di Kecamatan Tongas dapat menurun secara signifikan. Ini adalah tugas kita bersama, dan kita bisa melakukannya jika bekerja sama,” tutup Camat Tongas Rochmad Widiarto.
Mini lokakarya ini membuktikan bahwa dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan sektor lain, tantangan sebesar apapun dapat diatasi. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan kuat di masa depan.
Reporter : Sayful
Editor : Riko Darmawan
