Probolinggo, Patroli Pos
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melaksanakan kegiatan Pembukaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap I Formasi Tahun 2024, pada Senin pagi (14/7). Kegiatan yang digelar di Aula I Kantor Kemenag Kab. Probolinggo ini dihadiri oleh kurang lebih 250 peserta, yang terdiri dari CPNS dan PPPK yang telah lolos seleksi pada formasi tahun anggaran 2024.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya Nomor: B-204/Bdl.07/KP.02.1/07/2025 tanggal 8 Juli 2025, yang menetapkan agenda pelaksanaan pembukaan Latsar CPNS dan orientasi PPPK secara nasional.
Analis SDM Aparatur Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, Abdul Hadi, membuka secara resmi kegiatan ini mewakili Kepala Kantor. Dalam sambutannya, Abdul Hadi menekankan pentingnya pembentukan karakter dan profesionalitas ASN sejak masa awal pengabdian.
Kegiatan pembukaan juga dilengkapi dengan sesi daring (Zoom Meeting) yang terhubung langsung dengan Kementerian Agama RI. Dalam sesi tersebut, seluruh peserta mengikuti pengarahan dan pemaparan materi nasional dengan tema “Membangun SMaRT ASN dalam Mewujudkan Kementerian Agama Berdampak”. Tema ini menekankan bahwa ASN Kementerian Agama tidak hanya dituntut bekerja sesuai prosedur, tetapi juga mampu menghadirkan dampak positif bagi masyarakat melalui kerja nyata, profesional, dan akuntabel.
Selain sesi pembukaan dan orientasi materi, acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan sejumlah dokumen penting secara simbolis kepada para peserta. Dokumen yang diserahkan meliputi Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT), sebagai tanda dimulainya masa aktif kerja peserta sebagai ASN, Berita Acara, serta Surat Perjanjian Kontrak bagi PPPK yang mengikat status kerja berdasarkan ketentuan yang berlaku.
Abdul Hadi menambahkan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini juga sejalan dengan misi reformasi birokrasi di lingkungan Kemenag, khususnya dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo berharap peserta Latsar CPNS dan Orientasi PPPK mampu memahami peran strategis mereka dalam memberikan layanan keagamaan dan pendidikan yang berkualitas, serta menjadi agen perubahan dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, bersih, dan berdampak luas bagi masyarakat. Red**
Humaskemenagkabprobolinggo
