SURABAYA, PATROLI POS
Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia sukses menyelenggarakan rangkaian program The Wonder of Harmony dalam bentuk kegiatan Sholawat Kebangsaan dengan tema “Mensyukuri Rahmat, Merawat Kerukunan Umat, dan Menebar Kebaikan Zakat dan Wakaf” di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat (28/11/2025) malam.
Kegiatan akbar ini diselenggarakan sebagai bentuk dukungan dan partisipasi Kemenag dalam upaya merawat harmoni kerukunan umat dan memperluas kemaslahatan zakat dan wakaf, sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 35 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Acara berlangsung khidmat dan meriah, diiringi pembacaan sholawat dari grup Ahbabul Musthofa Bangil.

Apresiasi Menteri Agama dan Seruan Jaga Harmoni
Meskipun hadir secara streaming, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nazarudin Umar, MA, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan The Wonder of Harmony yang mencakup Sholawat Kebangsaan dan Walk of Harmony. Beliau menekankan bahwa kedua kegiatan ini membawa satu pesan besar: Indonesia tumbuh kuat karena kerukunan umat terjaga.
Dalam laporannya, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimas Islam) Kementerian Agama, Prof. Dr. Abu Rahmad, M.Ag, menyampaikan paparan pentingnya menjaga kerukunan, kedamaian, dan harmoni.
“Penting untuk kita semua menjaga kerukunan, menjaga kedamaian, menjaga harmoni, saling cinta kepada sesama, dan toleransi, karena itu semua modal dasar yang penting. Saling menghormati dan saling menghargai bisa merawat Indonesia tetap rukun,” ujar Prof. Abu Rahmad.
Beliau juga menyerukan agar umat yang diberi kelimpahan rezeki dapat bersama-sama berbagi melalui infaq, sedekah, dan wakaf. “Dengan berbagi, kebaikan dapat dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan positif, dan membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui BAZNAS, maupun Bank Syariah Indonesia,” tambahnya.

Penyerahan Bantuan Kemanusiaan
Acara dilanjutkan dengan momen haru penyerahan bantuan secara simbolis kepada ahli waris korban musibah pondok pesantren oleh Dirjen Bimas Islam bersama Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur. Dana bantuan yang terhimpun mencapai kurang lebih Rp 1,3 Miliar, dan proses pendistribusiannya masih terus dilanjutkan.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama RI, melalui Ibu Faizah Abu Rahmad, turut serta menebar kebaikan dengan memberikan bantuan sebesar Rp 295 Juta kepada Pondok Pesantren Al Ghozini Sidoarjo.
Pembacaan Sholawat
Sebagai puncak acara, seluruh hadirin mengikuti pembacaan Sholawat oleh Habib Syeh yang berlangsung dengan lancar dan penuh kekhusyukan, menandai berakhirnya kegiatan Sholawat Kebangsaan tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Para Pejabat Eselon I di Lingkungan Kementerian Agama, Ketua BAZNAS Prof. Dr. KH. Nur Ahmad, MA, perwakilan Gubernur Jawa Timur (Sekda Provinsi Jatim), Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, Ka Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, dan seluruh Kepala Kemenag Kota/Kabupaten Se-Jawa Timur. Selain itu, ribuan elemen Kementerian Agama se-Indonesia juga mengikuti acara ini secara live streaming melalui kanal YouTube resmi Kementerian Agama. Red**
