SURABAYA, PATROLI POS
Forum Lalu Lintas Kota Surabaya menggelar kegiatan pemetaan daerah rawan kecelakaan lalu lintas (black spot) sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan Pengamanan (PAM) Natal Tahun 2025 dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta meminimalisir angka kecelakaan di wilayah Kota Surabaya, pada Minggu 28 Desember 2025.
Kegiatan forum tersebut dihadiri oleh Dinas Perhubungan Kota Surabaya, PT Jasa Raharja, serta jajaran Kepolisian dari Polrestabes Surabaya. Seluruh pihak terkait hadir untuk membahas hasil pemantauan arus lalu lintas, kejadian kecelakaan, serta efektivitas rekayasa lalu lintas yang telah diterapkan selama periode PAM Nataru.
Dalam forum ini, dilakukan pemetaan titik-titik rawan kecelakaan yang terjadi selama masa Natal dan Tahun Baru, baik di ruas jalan utama, kawasan padat aktivitas, maupun jalur wisata dan akses keluar masuk kota. Data kecelakaan yang dihimpun menjadi dasar dalam menentukan langkah strategis guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan ke depan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan PAM Nataru, termasuk koordinasi antarinstansi, kesiapan personel, sarana prasarana, serta respons terhadap kejadian kecelakaan lalu lintas. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam pelaksanaan pengamanan pada periode selanjutnya.
Melalui forum ini, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas, peningkatan keselamatan jalan, serta pelayanan yang cepat dan tepat kepada masyarakat. Dengan adanya pemetaan daerah rawan kecelakaan, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surabaya dapat terus ditekan, khususnya pada momentum libur besar seperti Natal dan Tahun Baru. (Fahrul Mozza).
