PROBOLINGGO, PATROLI POS
Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) mulai mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor AWPR, Jalan Mastrip No. 11, Kelurahan Jrebeng Wetan, Sabtu (3/1/2026), organisasi profesi ini berkomitmen menjadikan HPN tahun ini sebagai momentum penguatan sinergi dan aksi kemanusiaan.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua AWPR, Fahrul Mozza, berlangsung dinamis. Seluruh pengurus dan anggota tampak antusias memberikan gagasan agar peringatan yang jatuh pada 9 Februari mendatang tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Fokus pada Kolaborasi dan Sinergi
Ketua AWPR Fahrul Mozza menegaskan bahwa HPN 2026 akan dikemas dengan pendekatan yang lebih inklusif. Menurutnya, pers harus mampu menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai elemen, mulai dari pemerintah hingga aparat keamanan.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang kuat dengan Pemerintah Kota dan Kabupaten Probolinggo, unsur TNI–Polri, serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Sinergi ini penting untuk menciptakan iklim komunikasi publik yang sehat dan edukatif,” ujar Fahrul di hadapan para anggotanya.
Agenda Sosial dan Peresmian Kantor
Selain memperkuat hubungan antarlembaga, AWPR juga telah merancang serangkaian kegiatan sosial. Agenda tersebut meliputi:
- Santunan Anak Yatim Piatu: Sebagai bentuk kepedulian sosial insan pers.
- Bakti Sosial: Pembagian paket sembako untuk warga kurang mampu.
- Doa Bersama: Melibatkan lintas elemen untuk keselamatan dan kemajuan Probolinggo Raya.
Momen HPN 2026 juga akan menjadi sejarah bagi AWPR dengan agenda peresmian Kantor AWPR. Kantor yang berlokasi di Jalan Mastrip tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas, ruang peningkatan kapasitas jurnalistik, serta wadah silaturahmi bagi wartawan lintas media.
Legalitas dan Profesionalisme
Sebagai organisasi yang telah mengantongi legalitas resmi melalui SK Kemenkumham No. AHU-0008925.AH.01.07.TAHUN 2021, AWPR terus menekankan pentingnya profesionalisme dan etika profesi dalam menjalankan fungsi pers.
Sekretaris AWPR, Alex, menambahkan bahwa persiapan teknis akan dilakukan secara maraton. “Kami akan segera mengirimkan undangan resmi kepada instansi terkait, baik di tingkat kota maupun kabupaten, agar ruang kolaborasi ini benar-benar tercipta pada hari puncak nanti,” jelasnya.
Melalui persiapan yang matang ini, AWPR berharap HPN 2026 dapat memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan profesionalisme pers, sekaligus mempererat hubungan dengan mitra kerja demi mewujudkan masyarakat Probolinggo yang lebih informatif dan berkeadaban. (Fahrul Mozza).
