PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus hadir secara nyata melalui penguatan layanan, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan mutu pendidikan madrasah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaika saat memberikan sambutannya pada kegiatan Tasyakkuran dan Resepsi Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama, yang digelar di Gedung Islamic Center Kraksaan, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan ini terasa istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, S.Ag., M.Pd., bersama Kasubbag TU, para Kasi Penyelenggara, kepala satuan kerja, serta seluruh ASN Kemenag Kabupaten Probolinggo.
Dalam sambutannya, Samsur menyampaikan rasa bahagia dan penghormatan atas kehadiran Kakanwil Kemenag Jatim di tengah padatnya agenda kedinasan. Ia menyebut Probolinggo bukan daerah yang asing bagi Kakanwil, karena menjadi bagian dari awal perjalanan tholabul ilmi.
Kemenag juga mengapresiasi kinerja seluruh panitia yang dinilai mandiri, solid, dan profesional. Menurutnya, suksesnya rangkaian kegiatan—mulai dari lomba, jalan sehat, upacara di GWS Sukapura hingga resepsi tasyakkuran—menjadi potret kerja bersama yang luar biasa, sebagaimana juga disampaikan Bupati Probolinggo saat menjadi inspektur upacara di GWS Sukapura pada 3 Januari 2026 lalu.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kekuatan Kementerian Agama tidak hanya berasal dari internal, tetapi juga dari dukungan lintas program dan sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah serta pelibatan UMKM.
> “Kementerian Agama adalah bagian penting dari Kabupaten Probolinggo dan menjadi harapan bersama dalam pembangunan masyarakat,” ujarnya.
Di bidang pendidikan, alumnus Program Doktoral UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember ini memaparkan sejumlah capaian strategis, di antaranya satuan kerja negeri yang berhasil meraih predikat Adiwiyata Mandiri, serta prestasi MAN 1 Probolinggo baik akademik maupun nonakademik, termasuk di bidang pencak silat dan kompetisi lainnya.
Sebanyak 930 peserta tercatat hadir dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, layanan KUA tetap berjalan normal. Dr. Samsur kembali menegaskan peran guru, penyuluh agama, penghulu, serta DPK madrasah swasta sebagai barometer dan teladan dalam mendidik umat. Lebih dari 200 ASN tercatat membantu madrasah swasta, serta lebih dari 200 penyuluh agama aktif mendampingi masyarakat dalam menjalankan Asta Protas Kemenag, menjaga kerukunan umat beragama, memperkuat ekoteologi, serta mewujudkan madrasah yang maju, unggul, dan mendunia.
“Kehadiran kita harus utuh, jasmani dan rohani. Teruslah semangat mengabdi untuk bangsa, negara, dan masyarakat,” tegasnya, seraya memohon arahan dan bimbingan Kakanwil kepada seluruh jajaran.
Acara ini turut dihadiri Kasubbag TU Muhammad Sakdun, para Kepala Seksi dan Penyelenggara, para Kepala Satuan Kerja, serta Kabid Pengukuran BPN Kabupaten Probolinggo, Ismail.
Rangkaian kegiatan dimeriahkan dengan penampilan siswa-siswi MAN 1 Probolinggo yang menampilkan kemampuan berbahasa Inggris, Arab, dan Mandarin. Sementara MAN 2 Probolinggo menampilkan Gerakan Literasi Madrasah serta program madrasah berbahasa Arab dan Inggris. Penampilan serupa juga ditunjukkan oleh MTs Negeri 1, 2, dan 3 Probolinggo, serta madrasah swasta yang menampilkan budaya literasi sebagai bukti tata kelola pendidikan yang berjalan baik.
Kegiatan ditutup dengan Launching Program “Gelem Gema Berbaris” oleh Kakanwil Kemenag Jawa Timur bersama Kepala Kemenag Kabupaten Probolinggo, sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat kinerja dan pelayanan Kementerian Agama di Kabupaten Probolinggo. Mp/Red**.
