PROBOLINGGO, PATROLI POS
Yayasan Pendidikan Rizani menggelar Peresmian Ma’had Akademi Studi Al-Qur’an (ASA) Rizani pada Sabtu, 7 Februari 2026, bertempat di Gedung ASA Rizani, Jalan Raya Paiton, Dusun Matikan, Desa Sumberejo, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.
Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh Agus Muhson yang mewakili Bupati Probolinggo, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Syaikh Ibrahim al-azhar, dan Syekh Ibrahim Luthfi (Mesir). Sebagai pencerahan dan tausiyah Syekh Ali Muhammad Abdul Wahhab Mesir dan Kh. Muh. Zuhri Zaini Pengasuh PP. Nurul Jadid. Ketua Yayasan Rizani, DR. dr. Mirrah Samiyah, M.Kes.

Hadir pula Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kementerian Agama, Kabag Kesra Samsul Huda, Kabid GTK, forkompincam serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Selain itu, kegiatan peresmian juga dihadiri oleh jajaran pengurus Yayasan Pendidikan Rizani, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengelola pesantren, serta para pecinta Al-Qur’an dari berbagai wilayah.
Dalam sambutan Bupati Probolinggo yang dibacakan Agus Muhson, disampaikan bahwa pesantren memiliki peran strategis sebagai faktor utama pembangunan masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, dakwah, maupun pemberdayaan umat.
“Pesantren adalah kawah candradimuka dalam menyiapkan ulama masa depan. Di dalamnya ditempa keilmuan, akhlak, dan kepemimpinan umat,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an tidak hanya sebagai hafalan, tetapi sebagai pedoman hidup yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Tanamkan pada diri bahwa Al-Qur’an bukan hanya untuk dihafal, tetapi untuk diamalkan,” lanjutnya.
Bupati Probolinggo melalui sambutan tersebut berharap Ma’had Akademi Studi Al-Qur’an Rizani dapat tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang unggul, berkualitas, dan berintegritas, serta menjadi cahaya ilmu dan sumber keberkahan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Rizani, Rizkiansyah Eka Setioadi, S.I.Kom, menyampaikan bahwa pendirian Ma’had ASA Rizani merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar nyata dalam mendukung penguatan pendidikan keagamaan, khususnya di bidang Al-Qur’an.
“Ma’had ini kami rintis sebagai ruang pengkaderan generasi pecinta Al-Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan dan pemahaman, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sosial,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Mudir Ma’had ASA Rizani, Dr. Ali Altkaf, Lc., M.Th.I, menegaskan bahwa Ma’had ASA Rizani akan fokus pada penguatan studi Al-Qur’an secara komprehensif, meliputi aspek tahfiz, tafsir, serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan bermasyarakat.
Kehadiran KH. Muh. Zuhri Zaini dalam peresmian ini turut memberikan penguatan moral dan spiritual terhadap ikhtiar pendirian Ma’had ASA Rizani sebagai lembaga pendidikan berbasis pesantren yang berorientasi pada pengkaderan generasi Qur’ani.
Peresmian ini menjadi momentum penguatan sinergi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, pesantren, dan masyarakat dalam membangun sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan moderasi beragama.
Dengan dukungan berbagai pihak, Ma’had Akademi Studi Al-Qur’an Rizani diharapkan mampu menjadi salah satu pilar penguatan pendidikan keagamaan di Kabupaten Probolinggo serta melahirkan generasi Qur’ani yang berdaya saing dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Pada saat yang sama juga diserahkan piagam penghargaan, sejumlah uang pembinaan kepada para pemenang lomba MTQ yang digelar Jum’at kemarin; Juara tingkat 1. Fatin Kamilah SDN Kraksaan, Juara 2 Damayanti SD Kraksaan, Juara 3 Fatimatuszahro SDN Wonoasih 1, Harapan 1 Khoiriyah Zalzabila MI Kraksaan, harapan 2 M. Ali Sibro Malisi MI Nurul Qodim, harapan 3. Tukti Fadhilatan Hanifah.
Tidak hanya itu, momentum tersebut juga dilaksanakan penandatanganan prasasti oleh Wakif tanah Pesantren Bapak H. Jumadi dan Kh. Muh. Zaini Zaini Pengasuh PP Nurul Jadid Paiton. (Mp/Red**).
