SURABAYA, PATROLI POS
Dalam upaya memperkuat tata kelola dan peningkatan mutu lembaga kepesantrenan, Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melakukan kunjungan koordinasi ke Bidang PD Pontren Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr. Imam Turmudzi, guna membahas sejumlah agenda strategis, di antaranya penguatan program Pesantren Ramah Anak, penuntasan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai instrumen penjaringan dan pengukuran capaian akademik santri, serta pelaksanaan Ujian Akhir Nasional (UAN) bagi PKPPS, Imtihan Wathani Pendidikan Diniyah Formal (PDF), dan penguatan layanan kelembagaan.
Selain itu, perhatian serius juga diberikan pada aspek tertib administrasi dan validitas data kelembagaan. Kasi PD Pontren menegaskan bahwa eksistensi lembaga seperti TPQ, Madrasah Diniyah (Madin), Pondok Pesantren, PKPPS, PDF, dan Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) sangat ditentukan oleh validitas data pada Education Management Information System (EMIS).
“Keberadaan dan pengakuan lembaga diukur dari data EMIS. Bahkan Berita Acara Pemutakhiran (BAP) EMIS menjadi salah satu bukti dukung penting dalam pengusulan bantuan serta program peningkatan kualitas sarana dan prasarana. Ini menjadi perhatian serius pemerintah,” ungkapnya.
Dalam pertemuan tersebut juga ditekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam menyambut rencana pembentukan Direktorat Pesantren, sehingga tata kelola dan layanan kepesantrenan di daerah semakin profesional dan akuntabel.
Kepala Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur, Dr. Imam Turmudzi, menegaskan bahwa pembenahan administrasi, peningkatan kualitas layanan, dan penguatan koordinasi lintas sektor menjadi langkah strategis menghadapi dinamika kebijakan ke depan.
“Kita harus memastikan seluruh layanan berjalan optimal dan tertata dengan baik. Di daerah, tetaplah melayani dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan ketulusan. Biarlah Allah SWT yang mencatatnya sebagai ibadah,” pesannya.
Sementara itu, Kasi PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo Ansori juga menyampaikan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas terkait, Pemerintah Kabupaten, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dalam penguatan kelembagaan pesantren. Salah satu bentuk konkret penguatan tersebut adalah dukungan terhadap Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pesantren yang telah disepakati sebagai payung hukum pemberdayaan pesantren di daerah.
Melalui koordinasi ini, diharapkan penguatan kelembagaan, validitas data EMIS, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan diniyah dan pesantren di Kabupaten Probolinggo dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan berdampak nyata bagi masyarakat. (Mp).
