PROBOLINGGO, PATROLI POS
Bulan suci Ramadhan senantiasa menjadi waktu yang istimewa bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Paiton. Selain menjadi bulan yang penuh ampunan dan keberkahan, momentum Ramadhan juga dihadirkan sebagai kesempatan besar untuk menumbuhkan empati serta kepedulian sosial di lingkungan sekolah.
Dalam suasana spiritual yang mendalam, jajaran pendidik mengajak para siswa-siswi untuk tidak hanya berfokus memperbaiki hubungan spiritual dengan Allah SWT, tetapi juga secara aktif mempererat hubungan dengan sesama manusia. Melalui kegiatan ini, seluruh elemen sekolah dapat merasakan langsung indahnya berbagi, sebuah nilai luhur yang menjadi ruh dari ajaran Islam.
Keindahan berbagi di bulan penuh berkah ini terasa semakin nyata ketika keluarga besar SMP Negeri 1 Paiton bersinergi dan berlomba-lomba membantu masyarakat sekitar yang membutuhkan. Aksi nyata ini digelar pada Rabu sore (11/3/2026), diawali dengan pembagian makanan berbuka puasa (takjil) bagi para pengguna jalan yang melintas di depan area sekolah.
Tidak berhenti sampai di situ, wujud kepedulian sosial ini dilanjutkan dengan pemberian sedekah dan penyaluran zakat. Pihak sekolah secara khusus mengundang dan mendistribusikan bantuan tersebut kepada 300 warga dari kalangan fakir miskin, serta para pekerja keras yang tergabung dalam Paguyuban Abang Becak Paiton.
Kepala SMP Negeri 1 Paiton menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa agar memiliki jiwa penolong sejak dini.
“Kami ingin para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Melalui berbagi takjil dan zakat kepada ratusan warga serta abang becak ini, mereka belajar bahwa tangan di atas jauh lebih baik daripada tangan di bawah,” ujarnya di sela-sela acara.
Sementara itu, Bapak Suhadi, salah satu anggota Paguyuban Abang Becak Paiton, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas kepedulian dari keluarga besar SMPN 1 Paiton.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi di bulan penuh berkah seperti sekarang. Kepedulian dari pihak sekolah dan anak-anak didik di sini benar-benar membantu meringankan beban kami untuk persiapan berbuka dan kebutuhan keluarga di rumah,” ungkap Suhadi dengan wajah sumringah.
Rangkaian kegiatan di bulan Ramadhan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pesan moral yang kuat, mengajarkan kepada para generasi muda bahwa kebahagiaan sejati tidak terletak pada seberapa banyak harta yang dikumpulkan, melainkan pada kemampuan untuk memberi dengan penuh keikhlasan. (Red**).
