Walikota Probolinggo Dalam Muskercab II
PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo menggelar Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) II sebagai forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan serta evaluasi program kerja organisasi pada masa khidmat 2024–2029. Minggu 26/04/2026 di PP. Hidayatul Islam Kota Probolinggo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan konsolidasi organisasi pasca Konferensi Cabang (Konfercab) VIII yang digelar pada Juli 2024, yang menetapkan KH Abdul Wahid sebagai Rais dan H. Arba’i Hasan sebagai Ketua PCNU Kota Probolinggo. Kepengurusan tersebut secara resmi telah dilantik pada 26 Oktober 2024 di Pondok Pesantren Raudhatul Muttaqien.
Muskercab II dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo bersama sejumlah stakeholder terkait, sebagai bentuk dukungan terhadap peran strategis Nahdlatul Ulama dalam pembangunan keagamaan dan sosial di Kota Probolinggo.

Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, yang juga menjabat sebagai Katib PCNU Kota Probolinggo. Selain itu, hadir pula Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam yang mengemban amanah sebagai Bendahara PCNU. Ketua PCNU Kota Probolinggo, H. Arba’i Hasan, bersama jajaran pengurus mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Dalam forum Muskercab II ini, PCNU Kota Probolinggo menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembinaan umat Islam Ahlussunnah wal Jamaah, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan keagamaan.
Sepanjang tahun 2025, PCNU Kota Probolinggo telah menjalankan sedikitnya 23 program utama yang terbagi dalam empat bidang, yakni keagamaan, sosialisasi dan koordinasi, audiensi dan silaturrahmi, serta pembinaan organisasi. Program keagamaan meliputi berbagai kegiatan seperti Haul Gus Dur, peringatan Harlah NU, Nuzulul Qur’an, Lailatul Ijtima’, Halal bi Halal, Maulid Nabi Muhammad SAW, hingga Hari Santri Nasional yang melibatkan partisipasi luas masyarakat.
Di bidang sosialisasi dan koordinasi, PCNU aktif melakukan kerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) dalam percepatan sertifikasi tanah wakaf, serta memperkuat koordinasi dengan Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) se-Kota Probolinggo dan Tim Satgas Percepatan Wakaf.
Sementara itu, dalam bidang audiensi dan silaturrahmi, PCNU membangun komunikasi intensif dengan pemerintah daerah, TNI/Polri, serta Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur guna memperkuat sinergi lintas sektor.
Adapun pada aspek pembinaan organisasi, PCNU Kota Probolinggo terus mendorong penguatan struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting melalui kegiatan turun ke bawah (turba), verifikasi administrasi, pembentukan Satgas kaderisasi, serta pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musyranting).
Melalui Muskercab II ini, berbagai capaian tersebut dievaluasi sekaligus diarahkan untuk penguatan program strategis ke depan, di antaranya pengembangan kaderisasi, percepatan sertifikasi tanah wakaf, serta peningkatan kualitas tata kelola organisasi.
Ketua PCNU Kota Probolinggo, H. Arba’i Hasan, menegaskan bahwa Muskercab II menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan program dan memperkuat soliditas organisasi.
“Melalui Muskercab ini, kami ingin memastikan seluruh program berjalan terarah, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi umat. Sinergi dengan pemerintah dan seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan program ke depan,” ujarnya. Dengan terselenggaranya Muskercab II, PCNU Kota Probolinggo diharapkan semakin solid, adaptif, dan mampu menjawab tantangan keumatan secara berkelanjutan. (Mp/Red**).
