PROBOLINGGO, PATROLI POS
Memperluas jangkauan pendidikan politik, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Probolinggo melanjutkan safari birokrasinya dengan menggelar kunjungan resmi ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Probolinggo pada Senin, 18 Mei 2026. Pertemuan strategis ini menindaklanjuti koordinasi sebelumnya dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) guna mematangkan integrasi antara sosialisasi kepemiluan dan tertib administrasi kependudukan bagi pemilih pemula.
Dalam forum diskusi tersebut, pihak Kemenag merekomendasikan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Pajarakan sebagai titik awal pelaksanaan kegiatan karena dinilai sangat representatif, dengan basis sekitar 150 siswa yang berada di rentang usia 16 hingga 17 tahun. Menanggapi hal itu, KPU memastikan bahwa seluruh KTP elektronik hasil perekaman nantinya akan didistribusikan langsung melalui pihak sekolah. Skema ini sengaja dirancang agar para siswa tidak perlu mengantre ke kantor Dukcapil, sehingga proses pelayanan menjadi jauh lebih efektif dan efisien.
Mengingat siswa kelas 3 telah lulus dan kalender akademik mendekati masa libur panjang, Kemenag memberikan opsi penjadwalan yang matang. Agenda ini diproyeksikan meluncur pada awal tahun ajaran baru, tepatnya 20 Juli 2026, atau alternatif lain pada bulan Juni khusus bagi siswa kelas 2. Guna mematangkan teknis di lapangan, Kemenag melalui Kepala Seksi Pendidikan Madrasah akan segera membangun komunikasi intensif dengan pihak sekolah. Lebih lanjut, Kemenag mengusulkan format acara berbasis klaster, di mana kegiatan dipecah menjadi dua ruang, yakni kelas khusus sosialisasi kepemiluan dan kelas khusus perekaman KTP, agar kedua target utama dapat tercapai simultan.
Pihak KPU membenarkan bahwa klaster sekolah akan menjadi prioritas utama di fase awal, dengan menunjuk MAN 2 Pajarakan dan MAN 1 Paiton sebagai pilot project sebelum program ini direplikasi ke lingkungan pondok pesantren. Tak hanya fokus pada perekaman data, KPU juga memperluas ruang kolaborasi dengan mengundang jajaran pejabat Kemenag untuk hadir sebagai narasumber dalam program KPU Podcast. Mengusung tema “Pemilu dan Peran Antar Satker KPU–Kemenag”, ruang digital ini diharapkan mampu mengedukasi publik mengenai pentingnya keharmonisan kerja sama lintas instansi.
Potensi kesuksesan program ini terbilang sangat besar, mengingat Kemenag melansir ada sekitar 132 lembaga Madrasah di seluruh wilayah Kabupaten Probolinggo yang siap digerakkan untuk menerima sosialisasi pemilih pemula ini. Menutup pertemuan, KPU Kabupaten Probolinggo memberikan apresiasi tertinggi kepada Kementerian Agama atas sambutan hangat dan komitmen penuh yang diberikan. Sinergi kuat ini diyakini akan menjadi pilar utama dalam mendongkrak partisipasi aktif generasi muda serta menjamin kelancaran pesta demokrasi di Kabupaten Probolinggo. (Red**).
