PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kelayakan operasional Madrasah Diniyah (Madin) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di wilayah Wonomerto kini menjadi perhatian serius. Demi memastikan seluruh lembaga berjalan sesuai regulasi, Tim Penyuluh Agama Islam selaku verifikator dari KUA Pusaka Wonomerto bersama Ketua FKDT Wonomerto, Moh. Sugeng, S.Pd.I, menggelar validasi kelayakan dan peninjauan langsung terhadap Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) pada Senin, 18 Mei 2026.
Langkah ini diambil untuk menguji apakah proses pembelajaran serta pengelolaan lembaga di lapangan sudah memenuhi standar nasional pendidikan keagamaan atau belum. Dalam peninjauan tersebut, tim gabungan berfokus pada tiga pilar kelayakan operasional, yaitu legalitas administrasi perizinan, kelayakan sarana prasarana fisik, hingga penerapan kurikulum serta metode pengajaran yang digunakan oleh para guru.
Para verifikator secara cermat mengamati interaksi antara pengajar dan peserta didik, sekaligus memeriksa kelengkapan dokumen lembaga demi memastikan semuanya berjalan tertib. Hasil dari tinjauan langsung ini nantinya akan dijadikan dasar utama untuk menentukan validasi izin operasional lembaga, sekaligus menjadi acuan evaluasi yang berkelanjutan ke depan.
Selain melakukan verifikasi fisik dan berkas, FKDT dan KUA Wonomerto juga memberikan pembinaan langsung kepada para pengelola Madin dan TPQ. Tim memberikan berbagai masukan strategis agar mutu pengajaran keagamaan di wilayah tersebut semakin meningkat dan terstandar dengan baik.
Melalui validasi ketat ini, diharapkan seluruh Madin dan TPQ di Wonomerto tidak hanya tertib secara hukum dan administrasi, tetapi juga mampu memberikan layanan pendidikan terbaik demi mencetak generasi muda yang memahami serta mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. (Red**).
