PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pengurus Cabang Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PC APRI) dan Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Probolinggo memperkuat sinergi untuk menyukseskan dua agenda nasional Kementerian Agama. Dua program besar tersebut adalah Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat pada 15–16 Juli 2026 dan rangkaian Peaceful Muharram 1448 Hijriah.
Komitmen kolaborasi ini ditegaskan dalam kegiatan Supervisi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan II/Semester I Tahun 2026 oleh Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo yang berlangsung di Aula KUA Maron, Rabu (08/07/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kasubbag Tata Usaha H. Moh. Sa’dun, M.Pd., Kasi Bimas Islam H. Imamuddin Nur Fajri, S.Ag., M.H.I., serta jajaran pimpinan APRI dan IPARI setempat.
Dalam arahannya, Kasubbag TU H. Moh. Sa’dun menekankan bahwa penghulu dan penyuluh memiliki peran strategis yang saling melengkapi dalam penguatan moderasi beragama dan pelayanan publik. Sinergi ini diharapkan menjadi motor penggerak agar program prioritas Kemenag memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam H. Imamuddin Nur Fajri menjelaskan bahwa Monev kali ini difokuskan pada capaian kinerja semester pertama sekaligus kesiapan implementasi program nasional. Guna menyukseskan agenda terdekat, Kemenag Kabupaten Probolinggo memasang target ambisius untuk menggerakkan sedikitnya 20.000 titik lokasi dalam partisipasi kegiatan Peaceful Muharram 1448 Hijriah.
Melalui integrasi peran antara Kemenag, APRI, dan IPARI yang semakin solid, Kabupaten Probolinggo optimistis dapat mengawal kesuksesan Gerakan Indonesia Berkiblat dan Peaceful Muharram, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan keagamaan yang lebih profesional di tingkat daerah. (MH/Red**).
