PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Probolinggo terus mematangkan langkah menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Dalam Rapat Koordinasi Tim Pembangunan Zona Integritas (ZI) di Aula 2 Al-Ikhlas, Senin (6/7/2026), Kemenag resmi memperkenalkan inovasi pelayanan terpadu bernama SAHABAT (Solusi Amanah Hadir Bagi Umat).
Kepala Kankemenag Kabupaten Probolinggo, Dr. Samsur, menegaskan bahwa Zona Integritas bukan sekadar urusan administrasi, melainkan perubahan nyata pada pelayanan masyarakat. Ia meminta seluruh jajaran menjadikan pimpinan sebagai role model dalam setiap proses perubahan.
Inovasi SAHABAT dirancang sebagai umbrella branding yang mengintegrasikan dua pilar pelayanan utama. Pertama, SAHABAT Digital, yang mengoptimalkan Website PTSP Online menjadi aplikasi mandiri agar masyarakat bisa mengajukan berkas, melacak dokumen, hingga melakukan pengaduan secara transparan. Kedua, SAHABAT Mobile, yaitu layanan jemput bola (seperti legalisasi ijazah dan urusan KUA) ke wilayah terpencil yang jauh dari pusat kota, seperti Kecamatan Kuripan, Sukapura, dan Sumber.
Selain itu, Kasubbag TU Muhammad Sa’dun menjelaskan bahwa program yang dibangun harus menjawab kebutuhan spesifik masyarakat lokal. Oleh karena itu, Kemenag Probolinggo juga meluncurkan dua inovasi pendukung lainnya:
SILA Pegawai: Aplikasi manajemen kinerja ASN. Pegawai wajib mencatat aktivitas harian yang terintegrasi dengan SKP sebagai dasar pembayaran tunjangan kinerja.
MAHAR (Mari Abaikan Hadiah Gratifikasi): Sistem penguatan budaya antigratifikasi yang menyasar para penghulu dan petugas KUA melalui deklarasi penolakan dan monitoring berkala.
Di sisi lain, Pranata Humas Abdul Aziz turut memaparkan optimalisasi teknologi informasi dan website sebagai media publikasi pembangunan ZI. Melalui kombinasi inovasi pelayanan dan penguatan integritas ini, Kankemenag Kabupaten Probolinggo optimistis dapat menghadirkan birokrasi yang bersih, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan umat. ( Mp/Red**).
