PROBOLINGGO, PATROLI POS
Afiliasi Wartawan Probolinggo Raya (AWPR) membuktikan bahwa peran pers tidak terbatas pada ruang redaksi dan peliputan semata. Sepanjang tahun 2026, organisasi wadah jurnalis ini gencar menggelar deretan aksi sosial dan kemanusiaan yang menyasar masyarakat di wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo.
Rangkaian program kepedulian tersebut dimulai pada 8–9 Februari 2026 dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN). Menjaga sinergi dengan pemerintah daerah, AWPR juga menghadiri kegiatan tarawih bersama Wali Kota Probolinggo pada 19 Februari sebagai ajang mempererat silaturahmi.
Aksi kemanusiaan kian intensif memasuki bulan suci Ramadan. Pada 3 Maret, AWPR menyalurkan bantuan sembako darurat bagi warga Desa Jorongan yang kondisi huniannya terancam ambruk. Langkah ini dilanjutkan pada 7 Maret melalui pembagian takjil dan buka puasa bersama warga Desa Mentor, Kecamatan Sumberasih.
Tak hanya fokus pada bantuan material, penguatan spiritual dan keagamaan turut menjadi perhatian. Pada 13 Maret, penyaluran mushaf Al-Qur’an dilaksanakan di kawasan Wonoasih. Menjelang Hari Raya, tepatnya 1 Mei, AWPR menyerahkan pakaian baru bagi anak-anak di Panti Asuhan Putri Muhammadiyah Kota Probolinggo. Semangat berbagi juga terwujud saat Iduladha pada 28 Mei melalui pendistribusian daging kurban bagi warga Jrebeng Kidul dan sekitarnya.
Aksi terbaru berlangsung pada 23 Agustus 2026. Berkolaborasi dengan DPD Ahlulbait Kabupaten Probolinggo, AWPR menggelar bakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Mranti, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, dengan menyerahkan bantuan logistik kepada warga setempat.
Ketua AWPR, Fahrul Mozza, menegaskan bahwa seluruh program sosial ini merupakan komitmen nyata insan pers untuk senantiasa hadir dan memberi dampak positif secara langsung di tengah masyarakat.
“Wartawan bukan sekadar pencari berita. Wartawan juga harus bisa turun langsung ke masyarakat, melihat kondisi mereka, dan ikut berbagi kepada yang membutuhkan,” ujar Fahrul Mozza.
Ia menambahkan, semangat gotong royong dan nilai kemanusiaan harus terus dipelihara. Momentum peringatan kemerdekaan menjadi pengingat penting bahwa pengabdian kepada bangsa dapat diwujudkan lewat tindakan konkret. AWPR pun berkomitmen untuk terus melanjutkan aksi kemanusiaan dan kepedulian sosial di seluruh pelosok Probolinggo pada masa mendatang. (Rudi Hartono).
