PROBOLINGGO, PATROLI POS
Pemerintah Kabupaten Probolinggo mematangkan persiapan pelaksanaan Apel Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026 melalui rapat koordinasi lintas sektor yang digelar di Ruang Rapat Jabung 1, Lantai 3, Kantor Bupati Probolinggo, Jalan Raya Panglima Sudirman Nomor 134, Kraksaan, Jumat (9/10/2026). Rapat ini menjadi langkah strategis Pemkab Probolinggo dalam memastikan kesiapan teknis, administratif, dan substantif penyelenggaraan peringatan Hari Santri yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, di Alun-alun Kota Kraksaan.
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Probolinggo, Syamsul Huda, bersama Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Abdul Ghofur, S.STP., M.Si. Forum tersebut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo, Ansori, Ketua PCNU Probolinggo Kyai Teguh Mahameru Zainul Hasan, perwakilan PCNU Kraksaan KH. Abdul Hafidz Hakim, unsur Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Probolinggo dan Kraksaan, Ketua BAZNAS Kabupaten Probolinggo H. Ahmad Muzammil, serta perwakilan organisasi keagamaan, perangkat daerah, dan pemangku kepentingan terkait.
Pemkab Probolinggo menempatkan koordinasi lintas sektor sebagai fondasi utama dalam menyukseskan agenda tahunan tersebut. Sinergi antara perangkat daerah, Kantor Kementerian Agama, organisasi kemasyarakatan Islam, pondok pesantren, dan unsur masyarakat diperlukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana secara terencana, tertib, khidmat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Tema ini selaras dengan pentingnya memperkuat peran santri dan pondok pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia, pembentukan karakter kebangsaan, penguatan nilai keagamaan, serta peningkatan kontribusi masyarakat pesantren dalam pembangunan daerah dan nasional.
Dalam pembahasan rapat, sejumlah aspek strategis menjadi perhatian, mulai dari penetapan pejabat dan petugas apel, pengaturan undangan dan peserta, penyusunan tata urutan upacara, hingga kesiapan sarana dan prasarana. Pemkab Probolinggo juga mengoordinasikan dukungan perangkat daerah terkait untuk bidang publikasi, pengamanan, pelayanan kesehatan, kebersihan, perlengkapan, penerimaan tamu, serta penyediaan konsumsi bagi undangan dan peserta.
Apel dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB di Alun-alun Kota Kraksaan, dengan persiapan barisan peserta sejak pukul 06.30 WIB. Bupati Probolinggo direncanakan bertindak sebagai pembina apel. Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan kepada Bendera Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Resolusi Jihad, pembacaan Ikrar Santri, amanat pembina apel, penyerahan penghargaan dan santunan, menyanyikan lagu-lagu perjuangan, serta doa.
Berdasarkan rencana yang dibahas, kegiatan tersebut ditargetkan dihadiri sekitar 1.442 orang, terdiri atas unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat pemerintah daerah, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal dan BUMD, tokoh agama dan masyarakat, organisasi kemasyarakatan Islam, perwakilan pengasuh pondok pesantren, santri, madrasah, Banser, ASN, serta panitia dan petugas pelaksana.
Tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, Pemkab Probolinggo juga merancang rangkaian kegiatan yang mengedepankan kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Agenda tersebut mencakup penyerahan penghargaan kepada para juara Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2025, santunan bagi 500 anak yatim dan 850 santri duafa, bantuan bagi 350 marbot masjid, bantuan 10 unit jamban, bantuan infrastruktur pendidikan di 24 kecamatan, serta dukungan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) bagi mahasiswa Ma’had Aly. Penyerahan bantuan direncanakan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan penerima.
Untuk memperluas manfaat kegiatan, sejumlah layanan publik turut dipersiapkan melalui kolaborasi lintas sektor. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil direncanakan membuka pelayanan administrasi kependudukan, meliputi kartu keluarga, KTP, akta kelahiran, dan layanan terintegrasi. Dinas Kesehatan menyiapkan dua tim pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis. Sementara itu, Bank Jatim direncanakan menyediakan 10 unit tenda untuk mendukung layanan publik dan bazar produk unggulan pondok pesantren. BAZNAS Kabupaten Probolinggo turut memberikan dukungan berupa 50 dus air mineral.
Rangkaian kegiatan juga direncanakan dilanjutkan dengan ramah tamah bagi para undangan di Rumah Dinas Bupati Probolinggo. Adapun peserta apel dan santri akan mendapatkan konsumsi yang telah dikoordinasikan oleh panitia bersama unsur terkait.
Dari sisi historis dan kebangsaan, peringatan Hari Santri merupakan momentum untuk mengenang kontribusi ulama dan santri dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. Nilai perjuangan tersebut menjadi landasan penting untuk mendorong generasi santri agar terus berperan dalam bidang pendidikan, dakwah, penguatan moderasi beragama, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan masyarakat.
Keterlibatan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo dalam koordinasi ini menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya Pemkab Probolinggo dalam memperkuat peran pesantren dan pendidikan keagamaan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memastikan bahwa peringatan Hari Santri memiliki dampak yang lebih luas bagi pengembangan pendidikan Islam dan kesejahteraan umat.
Melalui rapat persiapan ini, Pemkab Probolinggo menegaskan pentingnya sinergi dan tanggung jawab bersama dalam menyukseskan Apel Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026. Dengan persiapan yang terkoordinasi dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, kegiatan ini diharapkan berlangsung khidmat, tertib, dan bermakna, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Kabupaten Probolinggo yang religius, berdaya saing, dan berkontribusi bagi terwujudnya Indonesia Emas.(Mp/Red).
