PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo mengimbau seluruh jemaah haji tahun 1448 H/2027 M untuk mulai menjaga kondisi fisik dan mental sejak dini. Kesiapan kesehatan dinilai menjadi kunci utama dalam memenuhi kriteria istitaah sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.
Pesan tersebut ditegaskan saat berlangsungnya pemeriksaan kesehatan bagi Jemaah haji asal Kecamatan Lumbang dan Leces di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Probolinggo, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini dikawal langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubbag TU) Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, H. Ervin Syarif Arifin, S.E., M.M., sebagai bentuk komitmen dalam memastikan proses pemeriksaan kesehatan jemaah haji berjalan dengan baik, tertib, dan sesuai prosedur.

Pemeriksaan medis tersebut turut dihadiri oleh Kepala Labkesda Kab. Probolinggo Khoirul Roziqin, S.KM., serta didampingi para pengurus Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) setempat, di antaranya KBIHU At-Taufiqiyah, Haramain, Safara, Mekkah Madinah, Nur Arofah, dan NU Probolinggo.
Dalam kesempatan itu, H. Ervin Syarif Arifin menyampaikan bahwa menjaga stamina dan kesehatan tidak bisa dilakukan secara instan menjelang hari keberangkatan semata. Menurutnya, persiapan matang harus dimulai dari kebiasaan harian.
“Jemaah perlu membiasakan pola hidup sehat, menjaga kebugaran tubuh, mencukupi waktu istirahat, serta memperhatikan asupan gizi harian. Rangkaian ibadah haji membutuhkan fisik yang kuat, kedisiplinan tinggi, dan ketahanan mental,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia melanjutkan, tahapan pemeriksaan kesehatan ini merupakan sarana penting untuk memetakan kondisi medis setiap jemaah. Hasil dari pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi landasan penilaian penetapan istitaah kesehatan sesuai regulasi yang berlaku.
Guna mengoptimalkan proses tersebut, Kemenhaj meminta para jemaah untuk bersikap terbuka dan tidak menyembunyikan riwayat penyakit kepada petugas medis agar dapat memperoleh penanganan serta rekomendasi yang tepat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kondisi kesehatan jemaah dapat terpantau secara optimal sebagai bagian dari persiapan menuju penyelenggaraan ibadah haji yang aman, lancar, dan sesuai dengan ketentuan istitaah kesehatan.
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Probolinggo menegaskan akan terus berkomitmen meningkatkan koordinasi dan kualitas pelayanan demi mewujudkan jemaah haji yang sehat, mandiri, dan siap menjalankan ibadah haji pada tahun 2027 mendatang. (Red**).
