PROBOLINGGO, PATROLI POS
Guna mengoptimalkan tata kelola administrasi dan mutu pelayanan keagamaan kepada masyarakat, Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Triwulan III Terintegrasi, Jumat (30/10/2026).
Berbeda dari mekanisme evaluasi rutin sebelumnya, kegiatan yang dipusatkan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tongas ini mengintegrasikan tiga KUA sekaligus, yakni KUA Tongas, KUA Lumbang, dan KUA Sukapura. Agenda ini dihadiri langsung oleh para Kepala KUA, operator Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH), serta jajaran staf administrasi dari ketiga kecamatan.

Tim Monev Seksi Bimas Islam dipimpin langsung oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo, H. Imamuddin Nur Fajri, S.Ag., M.HI. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Monev terintegrasi ini dirancang bukan sekadar untuk pemeriksaan administratif, melainkan sebagai wadah pembinaan berkesinambungan.
“Melalui Monev ini, kita ingin melihat sejauh mana pelaksanaan program dan pelayanan telah berjalan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta mencari solusi bersama. Harapannya, setiap KUA semakin tertib administrasi, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar H. Imamuddin Nur Fajri.
Tuan rumah kegiatan, Kepala KUA Tongas, Kudsiya Azizah, S.Ag., mengapresiasi terobosan Monev lintas KUA ini. Menurutnya, forum bersama ini membuka ruang diskusi yang efektif antarpetugas lapangan.
“Kegiatan ini sangat positif karena selain menjadi sarana evaluasi, juga menjadi kesempatan untuk belajar bersama, menyamakan pemahaman, dan mencari solusi atas berbagai kendala pelayanan di masing-masing KUA,” ungkap Kudsiya.
Dukungan senada disampaikan Kepala KUA Lumbang, K. Budianto SA, S.Pd.I., dan Kepala KUA Sukapura, M. Arif Rahman Hakim, S.H. Keduanya menilai skema Monev terintegrasi memberikan dampak signifikan dalam menyelaraskan pemahaman teknis, khususnya terkait optimalisasi pendaftaran nikah berbasis aplikasi SIMKAH serta peningkatan akuntabilitas tata kelola kelembagaan.
Melalui langkah strategis ini, Seksi Bimas Islam Kemenag Kabupaten Probolinggo terus berkomitmen mendorong jajaran KUA di tingkat kecamatan agar makin transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan layanan keagamaan masyarakat. (Red**).
