Probolinggo, Patrolipos
Kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan satu dari sejumlah kegiatan KKN (Kuliah Kerja Nyata) mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Surabaya diwilayah kabupaten Probolinggo.
Melalui kerjasama yang cukup baik dengan tenaga kesehatan, para mahasiswa KKN kelompok 14 dari UPN Jawa Timur ini melakukan pendampingan kegiatan demo masak sekaligus PMT yang biasanya dilakukan selama dua kali dalam seminggu dan kadang terdapat perubahan jadwal.
Kegiatan yang berlangsung di rumah salah satu kader Posyandu yang berdekatan dengan Puskesmas pembantu desa Pohsangit Lor kecamatan Wonomerto kabupaten Probolinggo, Rabu (16 November 2022)

ini peran mahasiswa KKN dalam even tersebut yakni ikut membantu sekaligus menambah wawasan dengan belajar mengenai nutrisi nutrisi apa saja yang harus diberikan pada balita terdampak stunting.
Sebagai contoh makanan yang mengandung banyak protein seperti susu, karbohidrat dan lain sebagainya. Animo yang cukup positif diperlihatkan Kader Desa Pohsangit lor terhadap hadirnya mahasiswa yang terjun langsung ke masyarakat untuk mempelajari dan bersosialisasi secara langsung dengan masyarakat terkait PMT.
Selain itu, Mahasiswa KKN juga bertukar pikiran satu sama lain terkait menu menu makanan apa saja untuk PMT dalam mengatasi stunting.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga ikut membagikan dan berintraksi langsung dengan ibu dan balita yang hadir di sana. Beberapa ibu mengakui bahwa anak mereka memang susah makan dan hanya menerima jenis makanan tertentu, seperti telur yang hanya di makan kuning/putihnya saja.
Pantauan terhadap kegiatan pemberian PMT terhadap sejumlah balita di lokasi tersebut berjalan cukup lancar. Sejak dimulainya kegiatan tersebut pada pukul 09.00 hingga pukul 12.00 WIB, antusias yang cukup luar biasa ditunjukkan oleh masyarakat desa tersebut, yang secara tertib mendatangi lokasi dan menerima asupan gizi dari makanan yang disediakan.
“Kami sangat senang bisa berinteraksi dengan para ibu beserta balitanya dan setidaknya bisa menambah pengetahuan akan makanan tambahan yang diperlukan oleh balita.”ujar Noor Ravi Fitradhi, mahasiswa dari jurusan Informatika yang didampingi Gina Yulianingsih dari jurusan Teknologi Pangan, Made Ananda – jurusan Teknologi Pangan dan Yolan Salsabilla – jurusan sistem informasi UPN Surabaya.
Reporter : Sayful
Editor : Sulis Riyanto
