SIDOARJO, PATROLI POS
Sebanyak tujuh Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo resmi mengemban amanah baru sebagai Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelayanan keagamaan sekaligus menegaskan peran strategis penyuluh agama dalam kepemimpinan di tingkat kecamatan.
Ketujuh penyuluh agama yang dilantik tersebut adalah Sutiyono, Suharto, Nasir, Muhammad Is Afandi, K. Budianto, Kudsiya Azizah, dan Sulusiya. Pengalaman mereka dalam mendampingi dan membina masyarakat di sejumlah KUA Kabupaten Probolinggo menjadi modal utama dalam menjalankan amanah baru ini.
Prosesi pelantikan terhadap 15 ASN Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur pada Kamis (3/9/2026).
Kehadiran Kudsiya Azizah dan Sulusiya dalam jajaran pejabat baru ini turut menegaskan semakin terbukanya ruang kepemimpinan perempuan dalam pelayanan keagamaan. Pengalaman rekam jejak keduanya dalam pembinaan keagamaan, pendampingan keluarga, dan aktivitas sosial dinilai memberi perspektif yang kaya untuk memperkuat kualitas layanan KUA, khususnya terkait isu perempuan, anak, dan ketahanan keluarga.
Sebagai ujung tombak Kemenag di tingkat kecamatan, Kepala KUA memegang peran strategis yang tidak terbatas pada administrasi pernikahan saja, melainkan juga pembinaan masyarakat Islam dan pelayanan sosial-keagamaan. Diberikannya amanah ini menunjukkan bahwa pengembangan karier ASN dapat tumbuh dari rekam jejak pelayanan langsung, kompetensi, serta integritas.
Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim, Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, menekankan bahwa jabatan adalah amanah yang wajib dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Para pejabat dilantik diharapkan mampu menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, serta membangun kolaborasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang humanis dan adaptif.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat Kabupaten Probolinggo. (Red**).
