Probolinggo, Patrolipos
Pemerintah Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) untuk Perencanaan Pembangunan Desa serta Penyusunan RKPDesa Tahun 2025 pada Kamis (26/09/24). Selain itu, acara ini juga membahas Perubahan APBDesa Tahun 2024, yang berlangsung di Balai Desa Wonorejo, Kecamatan Wonomerto.

Musdes ini dihadiri oleh berbagai pihak penting, termasuk Kepala Desa Wonorejo, Siti Sahada, Bendahara Desa, Su’ib, Camat Wonomerto, Drs. Ali Kusno, MSI, Sekretaris Camat Wonomerto, Rasyidi, S.Sos., MM, dan PLT Kasi Ekobang Kecamatan Wonomerto, Gimo, S.Sos. Hadir pula pendamping desa, Gilang, serta Batuud Koramil 0820/07 Wonomerto, Serma Samheri Hariyanto, Ketua BPD Desa Wonorejo, Umiyatul Hasanah, perangkat desa, dan masyarakat dari berbagai elemen.
Dalam sambutannya, Camat Wonomerto, Drs. Ali Kusno, MSI, menyoroti pentingnya keberadaan RKPDesa setelah adanya Dana Desa. “RKPDesa sudah menjadi hal yang dikenal baik oleh kepala desa, perangkat, dan anggota BPD. Kegiatan Musdes ini bertujuan membentuk tim perumus untuk menampung dan mengelola aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam forum. Tim ini nantinya akan diketuai oleh sekretaris desa,” jelas Ali Kusno.
Ia menambahkan bahwa evaluasi dan monitoring terkait penyusunan RKPDesa tahun 2025 sudah dilakukan di tingkat kecamatan. “Kami sudah menarik desa-desa untuk melakukan evaluasi, karena ada beberapa yang belum menyelesaikan penyusunan RKPDesa mereka,” lanjutnya. Meskipun sekretaris desa dilibatkan, Ali Kusno mengingatkan bahwa kebijakan desa tetap menjadi tanggung jawab kepala desa.
Camat Wonomerto juga menekankan empat program prioritas yang menjadi perhatian pemerintah. Pertama, penanganan stunting, kedua, penyaluran bantuan langsung tunai (BLT), ketiga, upaya memperkuat ketahanan pangan, dan keempat, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Semua desa di Kecamatan Wonomerto telah memiliki badan hukum untuk BUMDesnya, dan seluruhnya sudah terdaftar di Kemenkumham,” tegasnya.
Camat Wonomerto Drs. Ali Kusno juga memberikan apresiasi kepada perangkat desa dan pendamping desa atas kerja keras mereka dalam memastikan semua BUMDes di wilayah tersebut memenuhi ketentuan hukum yang berlaku. “Ini adalah hasil dari kerjasama yang baik antara pemerintah desa dan masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Desa Wonorejo, Siti Sahada, juga menyampaikan sambutannya. Ia menegaskan bahwa RKPDesa tahun ini sudah disusun dengan mempertimbangkan berbagai kebutuhan masyarakat desa. “Kami telah melakukan survei ke beberapa lokasi untuk menentukan prioritas pembangunan yang diperlukan, termasuk bidang penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Siti Sahada.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat desa, serta penguatan lembaga desa demi kemandirian desa. Selain itu, Siti Sahada meminta masyarakat untuk aktif menyuarakan aspirasi mereka dan mendukung keputusan yang diambil demi kepentingan bersama.
“Kita harus memprioritaskan kegiatan yang memiliki dampak besar dan nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa,” lanjutnya. “Saya juga ingin mengingatkan seluruh masyarakat untuk mendukung keputusan yang diambil dalam Musdes ini, karena setiap langkah yang kita ambil adalah demi kemajuan dan kebaikan desa kita.”
Musyawarah ini ditutup dengan pembentukan tim perumus yang akan menyusun langkah-langkah strategis untuk menyukseskan pembangunan desa di masa depan.
Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan perencanaan pembangunan desa Wonorejo dapat lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat, demi tercapainya kesejahteraan yang merata dan keberlanjutan pembangunan di desa Wonorejo.
Reporter : Sayful
Editor : Hermawan
