PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Probolinggo menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) serta seluruh Ketua KBIHU se-Kabupaten Probolinggo pada Selasa (15/9/2026).
Rapat yang berlangsung dinamis tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Probolinggo, H. Barzan, dengan didampingi Kepala Kasubbag TU, H. Ervin Syarif.
Fokus utama pembahasan dalam rakor ini adalah persiapan agenda Kolaborasi Stakeholder Kementerian Haji dan Umrah RI yang bersinergi dengan Pemerintah Kota Madiun serta Bank Jatim. Sinergi ini diwujudkan melalui kegiatan Expo UMKM dan Kick-off Manasik Akbar mengusung tema “Sinergi Membangun Ekosistem UMKM, Haji, dan Umrah yang Berdaya Saing dan Berkelanjutan”.
Agenda berskala besar tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu, 25–27 September 2026, bertempat di Stadion Wilis, Kota Madiun. Kick-off Manasik Akbar ini ditargetkan menghadirkan hingga 15.000 calon jemaah haji serta dimeriahkan oleh sedikitnya 300 stan (tenant).
Melalui penyelenggaraan kegiatan tersebut, jajaran Kemenhaj bersama pemangku kepentingan berharap dapat membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi nasional dan pelayanan keagamaan, di antaranya:
- UMKM Naik Kelas: Membantu pelaku UMKM agar semakin berdaya saing, inovatif, dan berkelanjutan.
- Ekosistem Halal Tumbuh: Memperkuat ekosistem produk halal yang inklusif dan berkelanjutan.
- Masyarakat Terlayani: Mempermudah dan meratakan akses layanan publik serta keuangan syariah bagi jemaah.
- Ekonomi Daerah Bergerak: Mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan investasi daerah.
Melalui koordinasi intensif ini, Kemenhaj Kabupaten Probolinggo menyatakan kesiapannya untuk menyukseskan serta memberangkatkan perwakilan jemaah dan pengurus KBIHU dalam menyemarakkan ajang manasik akbar tersebut. (Red**).
