PROBOLINGGO, PATROLI POS
Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo melalui Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) terus mengintensifkan koordinasi dan pendampingan dalam rangka pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Ujian Akhir Nasional (UAN) PKPPS Tahun 2026, sekaligus memperkuat berbagai program strategis pesantren. Pada Senin 06/04/2026.
Kegiatan diawali dengan koordinasi internal bersama jajaran staf PD Pontren guna memastikan kesiapan teknis dan administratif pelaksanaan Monev UAN PKPPS berjalan optimal dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selanjutnya, jajaran PD Pontren mengikuti Zoom Meeting Sanitasi Pesantren bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jawa Timur yang melibatkan Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur, para kepala seksi, serta pesantren dan lembaga penerima program. Kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kualitas sanitasi pesantren sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan layak.
Dalam rangka monitoring lapangan, Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur yang diwakili oleh Bak Alvin, Mas Reza, dan Yuyun, bersama tim PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo, melakukan kunjungan ke sejumlah pesantren di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Monitoring pertama dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Hadi Al-Musfiyah, Bayeman, Tongas. Selain memastikan pelaksanaan UAN PKPPS berjalan lancar, tim juga memberikan penguatan program One Pesantren One Product (OPOP) sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi pesantren.
Kegiatan dilanjutkan di Pondok Pesantren Thuhfatut Thullab, Kropak, Bantaran. Pada kesempatan tersebut, tim tidak hanya melakukan evaluasi pelaksanaan ujian, tetapi juga memberikan penguatan implementasi Pesantren Ramah Anak (PSA) guna menciptakan lingkungan pesantren yang aman dan nyaman bagi santri.
Selanjutnya, monitoring dilakukan di Pondok Pesantren Nahdlatul Muta’allimin, Kropak, Bantaran. Tim kembali menegaskan pentingnya penerapan PSA sebagai bagian dari penguatan kelembagaan pesantren yang inklusif dan berorientasi pada perlindungan anak.
Salah satu perwakilan tim Bidang PD Pontren Kanwil Kemenag Jawa Timur, Mas Reza, menyampaikan harapannya agar seluruh pesantren terus meningkatkan kualitas proses pembelajaran. “Melalui kegiatan ini, kami mengharapkan optimalisasi kegiatan belajar mengajar di lingkungan pesantren sehingga mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Kabupaten Probolinggo mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi sebagai bagian dari tata kelola lembaga yang baik. “Tertib administrasi menjadi kunci dalam mendukung kelancaran program, termasuk pelaksanaan UAN PKPPS dan berbagai program penguatan pesantren lainnya,” tegasnya.
Dengan sinergi yang kuat antara Kementerian Agama, pemerintah daerah, dan pesantren, diharapkan kualitas pendidikan pesantren di Kabupaten Probolinggo terus meningkat secara komprehensif, baik dari aspek akademik, lingkungan, maupun kelembagaan.(Mp/Red**).
