Probolinggo, Patrolipos
Kecamatan Sumberasih, sebuah wilayah yang terletak di Kabupaten Kabupaten Probolinggo, Hari ini menggelar acara Rembuk Stunting pada tahun 2024. Acara tersebut diinisiasi sebagai bagian dari upaya pemerintah setempat dalam menangani masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di masyarakat. Rabu (27/03/24)
Stunting, atau gagal tumbuh, merupakan kondisi dimana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat akibat kekurangan gizi, terutama pada masa awal kehidupan. Masalah ini memiliki dampak jangka panjang yang serius terhadap kesehatan dan produktivitas masyarakat di kemudian hari.

Dalam acara Rembuk Stunting tersebut, Di Hadiri oleh, PLKB kecamatan sumberasih. M. Haris Dj, Kepala Puskesmas Sumberasih. Dr. Imelda, Sekcam Sumberasih. Sutopo, ketua TP PKK kecamatan Sumberasih. Endang Agus Stijono, lembaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan para tokoh setempat. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi yang seimbang dan pola hidup sehat, serta untuk merumuskan strategi bersama dalam menangani masalah stunting di tingkat lokal.
PLKB kecamatan sumberasih. Haris, Menyampaikan, salah satu rangkaian kegiatan dalam Rembuk Stunting adalah sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan anak, pemberian informasi mengenai pola makan yang sehat, serta pembagian suplemen gizi kepada balita dan ibu hamil yang membutuhkan. Selain itu, dilakukan juga diskusi dan pemetaan terhadap faktor-faktor penyebab stunting di wilayah tersebut, sehingga dapat dirumuskan langkah-langkah konkret dalam penanggulangannya.
Diharapkan bahwa melalui kegiatan ini, kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang akan meningkat, serta langkah-langkah konkret dapat diambil untuk mengatasi masalah stunting di Kecamatan Sumberasih. Kolaborasi antar berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan stunting, sehingga generasi muda di wilayah tersebut dapat tumbuh dan berkembang secara optimal untuk menciptakan masa depan yang lebih baik. Pungkasnya.
Reporter : Sayful
Editor : Sulis Riyanto
