Probolinggo,Patrolipos
Jum’at 20 Desember 2024 Bertempat di Aula Al Ikhlas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Probolinggo di jalan KH.Hasan Genggong 235 Kelurahan Sukoharjo Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo, ASN Kementerian Agama Kab. Probolinggo Mengikuti Pembinaan Penguatan Aparatur Sipil Negara ( ASN) Taat Hukum Kanwil Kemenag Prov. Jawa Timur Oleh Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI, yang di ikuti oleh 38 Kementerian Agama kota kabupaten se Jawa timur.
Kemenag kab. Probolinggo di ikuti Oleh Para Pejabat Dilingkungan kantor kemenag,Kepala kepala Kua 24 kecamatan,Para Kepala satker/Madrasah baik MIN,MTSN dan MAN, Para Pengawas Madrasah, Para Penyuluh Agama Islam PNS dan P3K.

Ka kanwil Kemenag Prop.Jatim Dr.Ahmad Sruji Bachtiar, M.Pd.I dalam Sambutan nya Menyampaikan berkaitan dengan Zona integritas, di mana Prop jawatimur ada 19 kemenag dan satker Piloting dan semoga bisa WBK predikat yang diberikan kepada Satker yang memenuhi sebagian besar program Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Sistem Manajemen SDM, Penguatan Pengawasan dan Penguatan Akuntabilitas Kinerja.
Dalam Paparan nya Inspektur Jenderal Kementerian Agama RI Dr. Faisal Ali Hasyim,SE., M.Si., CA., CSEP, QIA, CGCAE dengan judul KENALI HUKUM,JAUHI HUKUMAN. Arahan Menteri Agama RI,Mengurangi Jarak antara Ajaran Agama dan Pemeluknya,Salah satu ukuran keberhasilan Kemenag adalah kedekatan pemeluk agama dengan ajaran agamanya, tanpa fanatisme yang berlebihan atau kekerasan atas nama agama, Pencarian Keberkahan dan Integritas: Menteri Agama menyampaikan untuk selalu mencari rezeki yang halal dan penuh berkah, dengan menghindari godaan untuk memperoleh kekayaan yang tidak halal dan berpotensi merusak nama baik pribadi dan lembaga.Pembersihan di Internal Kementerian: Menag menegaskan komitmen untuk membersihkan praktik-praktik tidak etis di internal Kemenag, KKN dan penyalahgunaan jabatan, dengan dukungan Presiden dan keterlibatan pihak berwenang seperti KPK dan kejaksaan.

Dan juga menyampaikan Amanat Menteri agama RI yang Disampaikan saat Penyerahan Laporan Pengawasan Triwulan III, Di Jakarta, 23 Oktober 2024,“Kita berharap akan ada perubahan yang nyata dalam pengawasan ini, serta ditemukannya solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi”, “Langkah strategis yang dapat diambil antara lain pelaksanaan kegiatan keagamaan secara lebih intensif sebagai upaya menjaga integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas sehari-hari,” “Pengawasan yang dilakukan Itjen harus mencakup seluruh jajaran, mulai dari pimpinan hingga staf di level bawah, dan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,”Red.
