PROBOLINGGO, PATROLI POS
Guna meningkatkan akurasi data lembaga keagamaan, Dewan Pengurus Anak Cabang Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPAC FKDT) Kecamatan Bantaran menggelar kegiatan Pembinaan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator EMIS Madrasah Diniyah. Acara ini dilangsungkan pada Kamis, 23 April 2026, bertempat di Masjid Wakaf Al-Rohmah, Bantaran.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (Kasi PD Pontren) Kantor Kemenag Kabupaten Probolinggo, H. Ansori, S.Ag., M.Pd.I., serta staf ahli PD Pontren, M. Soleh. Hadir pula para pengurus FKDT tingkat kecamatan dan puluhan operator Madrasah Diniyah se-Kecamatan Bantaran.
Dalam sambutannya, H. Ansori menekankan pentingnya peran operator dalam ekosistem pendidikan Madrasah Diniyah. Menurutnya, validitas data di aplikasi EMIS (Education Management Information System) menjadi kunci utama dalam proses pengambilan kebijakan, termasuk penyaluran bantuan dan akreditasi lembaga.
“Operator adalah ujung tombak lembaga. Jika data yang diinput akurat dan tepat waktu, maka hak-hak santri dan guru di Madrasah Diniyah dapat tersampaikan dengan baik. Kami ingin memastikan tidak ada lagi kendala teknis yang menghambat pelaporan data di wilayah Bantaran,” ujar H. Ansori.

Sementara itu, M. Soleh memberikan pendampingan teknis secara mendalam kepada para peserta. Ia memaparkan pembaruan fitur pada aplikasi EMIS serta memberikan solusi atas berbagai kendala yang sering ditemui di lapangan, mulai dari sinkronisasi NIK santri hingga pemutakhiran data sarana prasarana.
Ketua DPAC FKDT Bantaran, Rohmad Wahyudi menyampaikan apresiasinya atas kehadiran tim dari Kemenag. Ia berharap melalui bimtek ini, seluruh Madrasah Diniyah di bawah naungan FKDT Bantaran semakin tertib administrasi dan mampu mengelola sistem informasi secara mandiri dan profesional.
Acara yang berlangsung khidmat di dalam kompleks Masjid Al-Rohmah tersebut ditutup dengan sesi diskusi dan praktik langsung penginputan data oleh para operator. (R.Wahyu).
