PROBOLINGGO, PATROLI POS
Penguatan kualitas layanan pendidikan berbasis data kembali ditegaskan dalam kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan implementasi kurikulum dan upgrading aplikasi EMIS, Kamis (30/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memastikan tata kelola pendidikan di lingkungan Kementerian Agama semakin akuntabel, terukur, dan berdampak.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kecamatan Pajarakan ini menekankan pentingnya validitas data Education Management Information System (EMIS) sebagai fondasi utama dalam pengambilan kebijakan pendidikan. Data EMIS menjadi rujukan dalam pemetaan bantuan, baik bagi santri dan siswa, maupun pengembangan sarana dan prasarana lembaga pendidikan keagamaan.
“EMIS bukan sekadar administrasi, tetapi menjadi basis kebijakan. Karena itu, data yang disajikan harus valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas perwakilan PD Pontren dalam arahannya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan koordinasi intensif dengan staf PD Pontren guna menindaklanjuti pembaruan dan validasi data. Selain itu, peserta juga mendapatkan penguatan terkait implementasi kurikulum, penggunaan aplikasi EMIS, SIKAP, dan SIMBA sebagai bagian dari sistem digitalisasi layanan pendidikan di Kemenag.
Penguatan kelembagaan dilakukan secara berkelanjutan dengan fokus pada penataan administrasi lembaga Madrasah Diniyah, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan pondok pesantren. Penekanan diberikan pada pentingnya tertib administrasi sebagai prasyarat utama dalam meningkatkan kualitas layanan serta sebagai bentuk akuntabilitas lembaga.
Bagi lembaga penerima bantuan, Kemenag juga menegaskan pentingnya penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) secara tepat dan sesuai petunjuk teknis. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang disalurkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal dan dapat dipertanggungjawabkan secara administratif.
Kegiatan ini turut dihadiri pengasuh Pondok Pesantren Darul Falah, Ustadz Saiful Ulum, serta pemerhati pendidikan Abdullah. Sementara itu, Kepala Seksi PD Pontren hadir bersama admin data, Sholehuddin, yang memberikan pendampingan teknis dalam pengelolaan dan pembaruan data EMIS.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh lembaga pendidikan di bawah binaan Kementerian Agama semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya data yang valid dan tata kelola administrasi yang tertib. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan berkontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan keagamaan di Kabupaten Probolinggo. (Mp/Red**).
